Workshop Menulis Tulis Nusantara 2012

Workshop menulis yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan NulisBuku.com dan Plot Point merupakan pre-event ajang kompetisi menulis Tulis Nusantara 2012 dengan tema “Menangkap Ragam Cerita Hidup di Indonesia.” Makassar menjadi kota ke sembilan dari duabelas kota di Indonesia yang dimulai sejak 17 November 2012 di kota Semarang hingga berlanjut ke Surabaya (18 November), Jakarta (23 November), Medan (24 November), Palembang 25 (November), Denpasar (1 Desember), Lombok (2 Desember), Balikpapan (8 Desember), Makassar (9 Desember), Banten (11 Desember), Bandung (14 Desember), Yogyakarta (15 Desember).

Sharing Session with Aan Mansyur

Makassar menjadi kota dengan peserta terbanyak dibanding kota-kota sebelumnya, 70-an peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa dari berbagai universitas serta beberapa kelompok komunitas penulis ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Tepat pukul 10.00 Wita, sharing session di buka oleh Aan Mansyur penulis buku “Kukila.” Yang membeberkan tips dan trik menjadi penulis yang produktif dan kreatif. Peserta yang hadir dijejali dengan cerita pengalaman hidup seorang Aan ketika pertama kali merajut cita-cita sebagai penulis. “Modal nulis itu tidak jauh dari diri kita,” begitu katanya. “Bayangkan puluhan ribu tulisan buruk dalam diri kita,” sambungnya lagi. Kisah hidup seorang Aan mampun membangkitkan semangat dan inspirasi bagi para penulis pemula yang hadir saat itu, peserta pun dipersilakan bertanya seputar dunia penulisan hingga menjadikan suasana lebih semarak dan meriah.

Workshop Menulis with Gina S Noer

Pengajar workshop selanjutnya, mbak Gina S Noer dari Plot Point. Wanita energik penuh semangat ini adalah penulis skenario film Ayat-Ayat Cinta, dan pada Festival Film Indonesia 2009 masuk nominasi Skenario Adaptasi Terbaik melalui Film Perempuan Berkalung Sorban, Gina S Noer juga sebagai founder dan editor Plot Point. Dalam pemaparannya yang lebih bersifat teknis dalam menyusun storyline, peserta diajak menggali lebih dalam tentang bagaimana membuat suatu cerita yang menarik. “Cerita adalah kumpulan karakter yang berubah,” katanya. Peserta makin bersemangat dan antusias ketika mbak Gina mengadakan diskusi yang melibatkan seluruh peserta, tiap kelompok peserta diharuskan membuat cerita berdasarkan tema dan syarat-syarat yang telah ditentukan. Kerjasama, keakraban dan kekompakan tampak jelas dalam tiap kelompok, gagasan dan ide-ide yang bermunculan menjadi lebih memikat dan menarik berkat arahan dari mbak Gina.

Foto bareng peserta

Setelah sharing session dan workshop menulis selesai, di penghujung acara para peserta berfoto bersama panitia acara, pengajar serta perwakilan dari kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif. Selanjutnya workshop menulis akan diadakan di kota Banten (11 Desember) Ayo segera daftarkan diri anda, acaranya gratis kok.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE