Waspada Beli Aplikasi Di BlackBerry World

Blackberry masih menjadi perangkat telekomunikasi yang setia menemani aktivitas saya sehari-hari, fitur dan fungsi Blackberry sebagai smartphone cukup bisa diandalkan meski perkembangan teknologi sekarang ini sudah banyak menawarkan handset dengan fitur yang lebih canggih. Dibanding dengan platform Android besutan Samsung, iOS bersama iPhone bahkan Windows Phone yang digandeng Nokia, jelas Blackberry keteteran jika harus berhadapan secara head to head dengan produk-produk unggulan ketiga platform tersebut. Membanjirnya handset Android, iOS dan Windows Phone bisa menjadi indikator bagaimana agresivitas mereka dalam merangkul pasar yang masih sangat potensial.

Tantangan berat tentu dihadapi Blackberry untuk mempertahankan pengguna setia mereka agar tidak “selingkuh” ke platform lain. Siapa sih yang tidak ingin memiliki smartphone terbaru dengan fitur canggih, desain unik dan menarik serta dukungan aplikasi terbaru yang mampu meningkatkan performa sebuah smartphone. Nah, berbicara tentang aplikasi-aplikasi penunjang yang compatible, setiap platform pasti menyediakan toko aplikasi online demi memenuhi kebutuhan pengguna mereka yang haus akan kreativitas agar memiliki pilihan alternatif dalam penggunaan aplikasi bawaan sebuah smartphone.

Android memiliki Play Store yang menyediakan banyak aplikasi-aplikasi baik itu yang gratis ataupun berbayar, pengguna Android dimanjakan oleh beragam pilihan aplikasi yang mampu memberikan fungsi lebih pada sebuah smartphone. Handset iPhone juga tak mau kalah dengan menghadirkan App Store bagi perangkat iOS mereka. Aplikasi iOS untuk produk-produk keluaran Apple memang sebagian besar merupakan aplikasi berbayar, selain untuk keamanan hal ini juga bertujuan untuk mencegah penyebaran aplikasi-aplikasi yang tidak compatible sehingga dapat mengganggu kinerja hardware dan fitur produk mereka.

Bagaimana dengan Blackberry? Blackberry World selalu setia menemani pengguna smartphone Blackberry yang menyediakan pilihan aplikasi meski jumlahnya masih sangat minim. Bahkan ada aplikasi yang sepertinya sudah usang dan ketinggalan jaman tapi masih terpajang di etalase toko aplikasi online milik Blackberry. Saya ingin berbagi pengalaman, ketika saya tertarik pada aplikasi “My Personal Diary” yang ada di Blackberry World. Awalnya saya memilih aplikasi yang gratis (trial), karena merasa puas dengan aplikasi tersebut akhirnya saya membeli dengan menukar beberapa ribu pulsa yang saya miliki.

Setelah proses download selesai, saya diberi key password untuk login ke menu utama aplikasi tersebut. Setelah Blackberry saya restart, kemudian memilih aplikasi “My Personal Diary” untuk dijalankan dengan terlebih dahulu mengetik key password yang ada dihalaman depan aplikasi itu, ternyata kode tersebut error dan muncul notification “Invalid password” padahal kode yang saya masukkan sudah benar. Akhirnya aplikasi itu tidak bisa saya gunakan, saya juga berusaha mencari contact person developer aplikasi tersebut untuk mengajukan komplain tapi tidak ada respon. Tentu ini sangat merugikan konsumen, bukan saja secara financial bahkan bisa menurunkan kredibilitas publik pada produk yang telah memiliki brand kuat di pasaran.

Kejadian yang kurang menyenangkan ini merupakan yang pertama sejak saya memakai Blackberry selama lebih empat tahun. Kualitas suatu produk bukan saja tercermin dari fitur dan desain tapi dari kualitas pelayanan ketika produk itu mengalami masalah, dalam hal ini purna jual suatu produk harus diperhatikan demi menjaga loyalitas dan kepuasan konsumen. Toko aplikasi online adalah fitur tambahan yang sudah menjadi kebutuhan primer para pengguna smartphone, jika perkembangan teknologi tidak diimbangi dengan ketersediaan aplikasi pendukung yang beragam dan compatible, sepertinya sulit bagi produsen smartphone untuk mengejar ketertinggalan dari kompetitor yang semakin melesat jauh.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE