Tips Semangat Membaca

membaca-buku

Sumber foto : http://perpustakaan.narotama.ac.id

Buku adalah jendela dunia, banyak membaca buku berarti memperluas wawasan hanya dengan melihat dari jendela. Tak perlu ke negeri Cina untuk tahu sejarah berdirinya Tembok Besar Cina, tak perlu repot-repot menjelajahi gunung Merapi jika ingin tahu sejarah terbentuknya gunung yang letusannya pernah menggemparkan Jogjakarta, tak perlu ke Papua untuk tahu adat istiadat serta kebudayaan warga di sana dan masih banyak lagi hal-hal luar biasa yang bisa diketahui dengan membaca.

Saya termasuk orang yang hobi membaca meski jenis bacaan saya hanya berhubungan dengan tulis menulis dan sepakbola, idealnya sih semua jenis bacaan wajib dibaca. Tidak ada ruginya kalau kita melahap bacaan politik, cerita fiksi atau nonfiksi, sejarah, teknologi atau apapun itu semuanya akan bermanfaat bagi diri kita. Namun memunculkan minat baca kadang tak mudah, terlebih di tengah rutinitas sehari-hari yang membuat waktu seakan begitu singkat sehingga meluangkan waktu untuk membaca pun terasa sangat berat.

Saya teringat ketika pertama kali menulis di blog, apa yang ingin ditulis? Ide ceritanya apa? Saya hanya terdiam melihat layar monitor. Waktu itu saya jarang membaca dan menurut saya menulis itu mudah dilakukan meski tanpa banyak membaca. Namun setelah mengikuti workshop menulis dan bergabung di komunitas menulis akhirnya saya bertekad untuk #BeraniLebih dengan mulai banyak membaca khususnya buku-buku yang berkaitan dengan dunia tulis menulis. Kegiatan membaca sangat penting bagi siapa saja yang hobi menulis, selain memperkaya kosa kata, banyak ide-ide yang bertebaran ketika kita membaca.

Saya ingin sedikit berbagi tips agar minat baca selalu ada dalam diri. Pertama, tentu saja harus ada kemauan yang kuat #BeraniLebih untuk berubah, jika dulu dalam seminggu hanya membaca satu buku, usahakan minggu depan ditambah jadi dua atau tiga judul buku. Kedua, manfaatkan teknologi. Sekarang jamannya internet jadi manfaatkan internet untuk mencari artikel-artikel sesuai dengan minat dan hobi, membacanya pun bisa lewat smartphone atau tablet di manapun dan kapanpun. Ketiga, buatlah target menulis dalam seminggu atau sebulan minimal ada satu buku yang diresensi, resensi buku tersebut bisa dijadikan ide menulis dan diposting dalam blog.

Tips tersebut telah saya aplikasikan dalam menunjang hobi saya menulis, sebisa mungkin saya luangkan waktu untuk membaca karena saya yakin tulisan yang berkualitas lahir dari bacaan yang intens, inspirasi pun kadang lahir dari bacaan yang tanpa disadari menjejali kepala dan tak akan habis untuk dituangkan dalam tulisan. So? Tak ada alasan untuk malas membaca.

Facebook : Tryadhi Alvarez
Twitter : @triadicl

Tulisan ini diikutkan dalam Kompetisi Tulisan Pendek #BeraniLebih Di Blog

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE