Seperti Ombak


Memandang hamparan laut seakan ada yang menyapa di seberang pulau, mungkinkah itu bayangmu? Entahlah. Masih terngiang bayang masa lalu yang indah saat bersamamu, saat rasa itu masih kekar, saat kebersamaan itu masih penuh dengan rindu. Tak bosan mata ini memandang pecahan ombak yang menerpa dinding beton dermaga, perahu nelayan yang hilir-mudik tanpa lelah demi mengais rejeki untuk keluarga. Semua terlihat berjalan sesuai dengan apa yang Tuhan takdirkan meski jarang manusia menyalah artikan kekuasaan Tuhan.

Senyum sedikit renggang saat mengingat kembali kenangan bersamamu, entah itu terekam dengan utuh atau hanya serpihan-serpihan sisa masa lalu yang suram. Secepat itu datang dan sekejap itu juga menghilang tanpa ada sepatah kata untuk menjelaskan semuanya. Entah sadar atau tidak, hati ini selalu bertanya apa sebenarnya yang terjadi. Apakah ini memang takdir Tuhan? atau cara Tuhan mengajarkan kita untuk tidak mencintai sesuatu secara berlebihan. Hingga kini tanya itu belum menemukan jawaban.

Ingin seperi onggokan kerang yang ada di tepi pantai, meski terombang-ambing oleh ganasnya air laut toh mereka tetap bisa bertahan. Ingin rasanya seperti nelayan itu, yang tak pernah bosan bercengkrama dengan ombak, bergelut dengan kencangnya angin laut toh mereka tetap bisa tersenyum. Ingin seperi mereka yang bisa sedikit merekahkan senyum meski dalam hati sedang terkulum pilu, kecewa dan air mata. Terlalu sakit hingga meruntuhkan harapan dan impian.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply to Cinta_Sejati Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE