Senyum itu Indah

Ku awali hari ini dengan seuntai senyuman. Setelah kemarin sempat terpuruk dalam jurang degradasi alam, wah, bahasa apa tuh?,, hehe. maksudnya penurunan motivasi diri karena himpitan ekonomi (weleh, weleh. ngawur). Tapi aku tak putus asa, ada dia dengan sejuta dorongan semangat dan motivasi yang selalu setia di sampingku. Itulah peran orang-orang tersayang yang ada di sekitar kita, keikhlasan hati dan kasih sayang mereka tak bisa diukur dengan apapun. Kadang dalam hidup, kita berada pada titik terendah hidup, merasakan kejatuhan mental dan semangat hingga membuat kita putus asa. Dalam pikiran cuma ada satu “bertemu surga.”

Hal itu tak logis dan menjerumuskan, namun tak bisa dipungkiri kalau itu adalah jalan pintas menuntaskan dahaga putus asa. Selama kita masih memliki orang-orang terkasih, mungkin segala kemungkinan terburuk dapat diatasi. Karena kita sadar kalau masih ada orang lain yang membutuhkan kita, masih ada orang lain yang peduli dengan kita, dan masih ada orang lain yang sayang dengan kita. Dan tak mungkin kita meninggalkan mereka begitu saja.

Intinya hadapi semua dengan senyuman, apa itu suka dan duka. Senyuman membuat ketenangan jiwa dan kedamaian raga, seberat apapun itu bila kita bisa tersenyum, akan sedikit membawa perubahan yang positif. Senyuman menggambarkan keceriaan diri walau kadang tak sejalan dengan kesedihan hati, namun itulah cara menghibur diri yang alami dan tak mengganggu ketentraman orang lain. Tapi ingat, jangan juga keseringan tersenyum, tak ada angin tak ada hujan tiba-tiba senyum mulu (ntar dikira ada kelainan jiwa). Dan rajin-rajinlah menyikat gigi apa lagi setelah makan makanan yang berserat.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE