Sekilas 2013

Di penghujung tahun 2013 tentu masih banyak harapan dan impian yang belum tercapai, namun setidaknya saya sudah berusaha dan berdoa agar apa yang saya cita-citakan bisa terwujud tahun ini. Rasa syukur selalu saya panjatkan pada Allah dengan segala nikmat yang diberikan sehingga saya mampu mewujudkan sebagian dari harapan dan cita-cita saya. Tahun ini merupakan tahun yang spesial buat saya, banyak moment istimewa yang telah saya alami di tahun ini, khususnya bagi perjalanan hidup saya di masa yang akan datang.

Januari 2013, saya menginjakkan kaki di kota Gorontalo dengan sepikul harapan untuk menjadi seorang tenaga pendidik di sebuah universitas. Setelah sekian lama saya mengurai kisah dan cerita tentang pengalaman hidup di kota Makassar, akhirnya saya memutuskan hijrah ke kota Gorontalo dengan segudang rencana masa depan yang sudah tersusun rapi. Kota Gorontalo menjadi lembaran baru di awal tahun 2013, kota yang mungil dan warganya pun sangat berhaja membuat hari-hari saya diselingi rasa betah dan bahagia.

Selama beberapa bulan saya menjalani profesi sebagai tenaga pendidik, tentu banyak kisah suka dan duka yang saya alami. Di kota ini saya belajar hidup mandiri, beradaptasi dengan lingkungan serta mengenal adat istiadat dan kebiasaan masyarakat sekitar. Di sini saya coba menggali jati diri dan mengasah potensi yang saya miliki dengan berbagi ilmu pada siapa saja yang ingin tahu, tentang hal-hal yang belum mereka tahu. Saya tak pernah merasa tahu segalanya, saya menyadari jika ilmu yang saya miliki masih tak seberapa, namun tak ada salahnya ilmu yang tak seberapa itu saya kembangkan dan saya bagikan kepada orang-orang.

Oktober 2013, saya berpesiar ke kota Manado. Kota yang saya idam-idamkan sejak lama, apalagi kalau bukan karena pulau Bunaken yang menjadi tujuan utama. Sejak pertama kali tiba di kota Gorontalo, Manado menjadi kota selanjutnya yang harus saya kunjungi mengingat jarak antara kota Gorontalo dan kota Manado tidak terlalu jauh jika dibandingkan dengan kota Makassar dan kota Manado. Namun saya harus bersabar karena setelah sepuluh bulan berlalu saya baru bisa menginjakkan kaki di kota Manado, bersama rekan-rekan dosen serta mahasiswa dalam kunjungan studi banding ke pabrik Aqua dan kampus Universitas Klabat. Review perjalanannya bisa disimak pada Road to Manado dan Bunaken Memang Keren.

Desember 2013, saya berkesempatan mengunjungi Yogyakarta. Kota yang terkenal dengan objek-objek wisata yang sarat sejarah dan budaya, kota yang menjadi tujuan bagi muda-mudi untuk menuntut ilmu sehingga dijuluki kota pelajar, kota yang menyajikan beragam kuliner khas yang bercita rasa unik dan menarik. Jadi tak salah jika Jogja didaulat menjadi kota tujuan wisata istimewa bagi wisatawan lokal dan wisatawan asing yang ingin mengenal peradaban masa silam yang terangkum dalam suasana keraton. Saya pun tak menyia-nyiakan liburan singkat itu dengan mengunjungi tempat-tempat wisata dan bangunan bersejarah tersebut. Review perjalanannya bisa disimak pada Jogja Tujuan Wisata Istimewa.

Itulah sekilas perjalanan saya selama tahun 2013, masih banyak harapan dan impian yang belum terwujud di tahun ini. Namun saya tetap bersyukur dengan apa yang telah saya capai di tahun ini, semoga tahun depan harus lebih giat berusaha dan berdoa agar apa yang telah saya cita-citakan dapat segera terwujud. Tantangan akan selalu ada dan pengalaman yang telah saya dapat selama ini bisa menjadi bekal berharga untuk mengarungi perjalanan hidup di tahun-tahun yang akan datang. Waktu terus berlalu tak terasa sudah hampir memasuki penghujung tahun, tinggalkan kisah suram dan kelam saatnya menatap masa depan yang berbinar penuh harapan cerah.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE