Romeo & Juliet

Tak ada yang meragukan cinta sejati ala Romeo and Juliet. Karya William Shakespeare yang ditulis pada awal karirnya merupakan salah satu karyanya yang paling terkenal dan paling sering dipentaskan, selain karyanya yang lain ‘Hamlet’ dan ‘Macbet’. Romeo dan Juliet awalnya merupakan roman tragik pada zaman kuno dan dibuat berdasarkan cerita di Italia, Shakespeare mengembangkan sajak “The Tragical History of Romeus and Juliet” dan diceritakan kembali dalam bentuk prosa pada tahun 1582, dan pertama kali dipentaskan tahun 1597.

Kisah Romeo dan Juliet adalah tragedi cinta yang sarat dengan dilema dan problematika. Cerita yang menggambarkan kekuatan manusia untuk mempertahankan hati dan kasih sayang sejati yang penuh dengan tantangan. Dikisahkan, Romeo (keluarga Montague) dan Juliet (keluarga Capulet) berasal dari dua keluarga penting di kota Verona yang saling berseteru. Saking rajinnya dua keluarga itu berantem, sampai-sampai pemerintah Verona turun tangan turut mencari solusi agar kedua keluarga itu tak lagi berantem. Akhirnya Pangeran Verona mengultimatum kedua keluarga itu dan menyatakan jika terjadi lagi keributan atau kekerasan, akan dilaksanakan hukuman mati. Selanjutnya, Juliet dipaksa menerima lamaran Count Paris (anak pangeran Verona) yang membuat Juliet sedih, dan berkata (emank sekarang jaman Siti Nurbaya apa?) sambil nangis. Selanjutnya, Romeo sedang stres karena sedang tergila-gila dengan Rosaline (keluarga Capulet, karakter yang dicintai Romeo sebelum ia bertemu Juliet). Suatu hari, Romeo hadir pada acara pesta dansa Capulet dengan harapan bertemu Rosaline. Namun, Romeo justru jatuh cinta pada Juliet setelah menemuinya. Akhirnya Romeo dan Juliet menikah secara rahasia atas bantuan Friar Laurence (seorang pastur), mengingat keluarga mereka akan murka jika mengetahui hal ini.

Suatu hari Pangeran Verona membuang Romeo dari Verona, dengan tuduhan membunuh sepupu Juliet, Tybalt. Namun Romeo melakukan itu karena Tybalt terlebih dulu melukai Mercutio (sahabat Romeo). Dan Lord Capulet (ayah Juliet) tetap bersikeras menikahkan Juliet dengan Paris, dan mengancam untuk tidak mengakuinya sebagai anak jika Juliet menolak menikahi Paris. Juliet lalu mengunjungi Friar Laurence (pastur yang menikahkannya dengan Romeo) untuk meminta bantuan, dan ia (Friar) menawarkannya obat yang akan membuatnya koma. Friar berjanji untuk mengirim pesan mengenai rencana tersebut kepada Romeo, sehingga ia dapat bertemu dengan Juliet ketika ia sudah terbangun. Pada malam sebelum pernikahan, Juliet meminum obat, lalu dibaringkan di pemakaman keluarga setelah keluarganya menemukan Juliet “tewas” (pura-pura mati).

Namun, sang pembawa pesan tidak berhasil mencapai Romeo, dan Romeo mendapat informasi dari pelayannya bahwa Juliet meninggal. Patah hati, Romeo membeli racun dari The Apothecary (penjual obat keliling), lalu pergi ke tempat Juliet. Di sana ia bertemu dengan Paris yang sedang melayat Juliet. Mengira Romeo sebagai biang keladi atas kematian Juliet, Paris menyerangnya, lalu Romeo berhasil membunuh Paris. Masih mengira bahwa Juliet telah meninggal, Romeo pun meminum racun yang ia beli. Juliet lalu terbangun dan melihat Romeo tewas. Tak tahan melihat sang kekasih tewas, akhirnya Juliet ikut bunuh diri dengan pisau. Kedua keluarga dan pangeran Verona melihat Paris, Romeo dan Juliet tewas. Friar lalu menceritakan kembali kisah Romeo dan Juliet. Dan akhirnya keluarga Capulet dan Montague setuju mengakhiri permusuhan diantara mereka.
^Books Romeo and Juliet Story^

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE