Roma Vs Inter, Menguji Konsistensi Sang Tamu

Pekan ke 26 Serie A liga Italia, laga big match akan tersaji di stadion Olimpico, kota Roma. AS Roma yang bertengger di posisi dua klasemen dengan 57 poin (masih menyisakan satu pertandingan sisa) akan menjamu Inter Milan yang berada diurutan lima dengan koleksi 40 poin. Misi kedua tim dalam mengincar kemenangan tentu berbeda, dengan tambahan tiga angka AS Roma masih menyimpan asa untuk bersaing memperebutkan scudetto bersama Juventus sedangkan kemenangan wajib diraih Inter untuk memangkas jarak dengan Fiorentina di peringkat tiga demi tiket lolos ke Liga Champions.

Penampilan pasukan Walter Mazzarri masih belum konsisten setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Sassuolo 1-0 dan Fiorentina 1-2, La Beneamata gagal melanjutkan tren kemenangan ketika pekan lalu ditahan imbang Cagliari 1-1 di Giuseppe Meazza. Inter pun gagal mempersempit jarak poin dengan Fiorentina yang juga bermain imbang 2-2 atas Parma dan Napoli hanya mengamankan satu poin setelah dipaksa imbang 1-1 saat menjamu Genoa. Dengan hasil ini, Inter masih tertahan di posisi lima selisih lima poin dari Fiorentina di urutan empat dan 11 poin dari Napoli diperingkat tiga klasemen sementara.

Pada pertemuan pertama di Giuseppe Meazza, Serigala Roma berhasil menjinakkan perlawanan Si Ular Raksasa tiga gol tanpa balas sekaligus menghentikan rentetan tak terkalahan Inter dalam enam laga di awal musim. Performa anak asuh Rudi Garcia memang cukup apik musim ini yang baru sekali kalah dalam 24 penampilan di Serie A, Francesco Totti cs menjadi satu-satunya tim yang bersaing bersama Juventus dalam perebutan scudetto setelah Napoli tercecer jauh dan lebih fokus mengamankan posisi tiga tangga klasemen. Namun I Nerazzurri tak gentar dengan performa AS Roma yang menanjak dan bertekad meraih poin penuh dalam lawatan mereka ke Olympic Stadium.

Laga AS Roma kontra Inter menjadi ujian bagi Ricky Alvarez dan kawan-kawan yang performanya masih belum konsisten dan kerap kehilangan poin. Walter Mazzarri menuding bahwa keputusan-keputusan wasit sering merugikan timnya, bahkan musim ini Inter kehilangan delapan poin karena faktor wasit. Pekan lalu saat bertemu Cagliari, Inter sempat tertinggal lebih dulu melalui gol penalti M. Pinila. Beruntung gol Rolando di menit 52 menyelamatkan La Beneamata dari kekalahan di depan puluhan ribu Interisti yang memadati Giuseppe Meazza dan disaksikan langsung oleh presiden Erick Thohir. Di laga itu Inter seharusnya mendapat penalti menyusul pelanggaran terhadap Mauro Icardi, keluh Mazzarri.

Kini Inter mendapat ujian berat kala bertandang ke markas AS Roma yang penampilannya makin cemerlang sejak ditangani oleh Rudi Garcia. Pemain anyar mereka, Gervinho dan Raja Nainggolan langsung nyetel dengan gaya permainan tim asal kota Roma. Belum lagi ancaman dari para gelandang macam Daniele De Rossi, M. Pjanic serta A. Ljajic menjadikan serangan AS Roma makin berbahaya. Namun Inter datang dengan kekuatan penuh, gelandang Anderson Hernanes yang pekan lalu mengalami cedera ringan kini sudah bisa diturunkan oleh Walter Mazzarri, peran Hernanes sangat dibutuhkan Inter, duetnya bersama Fredy Guarin cukup ampuh menyokong pergerakan Rodrigo Palacio di depan.

Hernanes jadi tumpuan lini tengah Inter

Pekan lalu ketika Hernanes absen saat Inter menjamu Cagliari, lini tengah Inter kelimpungan meladeni agresivitas gelandang Cagliari. Terlebih sosok Cambiasso yang biasanya bertugas mengatur ritme permainan Inter belum bisa tampil akibat cedera, tugas itu pun kini diemban Zdravko Kuzmanovic atau Saphir Taider. Di lini depan, Walter Mazzarri masih mempercayai Rodrigo Palacio yang kini sudah mengemas 11 gol untuk Inter, kemungkinan duetnya akan diisi oleh Mauro Icardi yang perlahan tapi pasti sudah menemukan bentuk permainannya menggantikan Diego Milito. Mampukah Inter membawa pulang tiga poin dari markas Serigala Roma? Kita tunggu saja.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE