Rindu dan Cemburu


Hati ini tak pernah mampu menahan rindu, diam mu seakan menegaskan bahwa cemburu itu bak bom waktu yang setiap saat bisa menghancurkan segalanya. Terlalu sering menahan pilu bukan jaminan kita terbiasa dengan luka, luka hati yang hadir dalam pandangan mata, dalam rasa yang seharusnya hanya untuk seseorang. Sejak awal ku yakinkan dirimu dengan segenap jiwa, ku yakinkan bahwa rasa sayang ini tak pernah salah, ku yakinkan hati bahwa kaulah yang baik dari yang terbaik. Tak pernah ku merasa lelah yakinkan hatimu meski tanda tanya akan masa lalumu selalu menghampiri.

Aku cemburu dengan masa lalumu, aku kecewa dengan ketidak berdayaanku bertahan diatas rasa cemburu yang merabunkan sisi terangku, aku bahkan tak mampu menyeimbangkan rindu dan cemburu saat masa lalumu mengusik kebersamaan kita. Rasa untuk memilikimu seutuhnya terlalu besar dan kebimbanganmu membuat segalanya menjadi rumit dan pelik, mungkin semua butuh waktu dan proses tapi jangan sampai mengusik rasa cinta yang telah tertanam kuat dalam hati.

Akhirnya pertanyaan atas kebimbanganmu terjawab sudah, aku berusaha tegar menerima meski hati tersayat luka dan pilu. Sejak awal sahabat terdekat telah mengingatkan bahwa kekecewaan itu pasti ada dan hanya menunggu waktu untuk menyapa, Tuhan beri aku kekuatan untuk menerima kanyataan ini meski berat dan kadang memaksaku berontak dengan takdirMU tapi aku akan tetap menerimanya dengan jiwa kesatria. Ikhlas adalah cara yang bijak melepas dan melupakan kenangan indah bersamamu, meskipun singkat tapi aku yakin semua itu tak akan mudah hilang dan berlalu.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply to triadicl Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE