Review Zenfone 3 Max ZC553KL Cantik Luar Dalam

Asus merilis varian terbaru Zenfone 3 Max dengan kode produk ZC553KL, banyak perubahan yang dibawanya namun menurut saya masih ada yang kurang.

Sebelumnya Asus telah menelurkan Zenfone 3 Max ZC520TL sekitar Oktober 2016 lalu, kehadirannya cukup menyita perhatian mengingat benderol harganya paling murah di antara varian Zenfone 3 lainnya semisal Zenfone 3 ZE520KL yang harus ditebus dengan harga 4 jutaan sejak pertama release atau Zenfone 3 Laser yang resmi masuk Indonesia sejak November 2016 dan dijual 3,4 juta rupian.

Desain, spesifikasi, dan performa Zenfone 3 Max terdahulu cukup lumayan direntan harga 2 jutaan meski dibeberapa sektor khususnya di media penyimpanan dan prosesor masih dianggap kurang gahar.

Kali ini Asus coba menjawab permintaan pengguna yang menginginkan smartphone yang tak hanya memiliki baterai dengan kapasitas besar, namun di sektor jeroan dan penyimpanan juga mengalami peningkatan. Apakah pembaruan-pembaruan tersebut sudah sesuai dengan ekspektasi pengguna smartphone masa kini? berikut review lengkapnya.

Desain Mewah Layar Tanpa Pelindung

Melihat desain Zenfone 3 Max ZC553KL ibarat pinang dibelah dua dengan Zenfone 3 Laser, sama-sama tampak mewah dengan balutan metal di bagian belakang dan layar berlapis kaca pada tampilan depan. Hanya peletakan beberapa fitur seperti kamera depan dan sensor proximity yang berbeda serta kamera belakang yang agak menonjol dan bentuk sensor sidik jari lebih memanjang di Zenfone 3 Laser, sedangkan Zenfone 3 Max memiliki desain kamera yang rata dan sensor sidik jari berbentuk kotak.

Jika dilihat dari depan, kedua smartphone tersebut nyaris serupa namun meski sama-sama berukuran layar 5.5 inci dengan kaca lengkung 2.5D. Layar Zenfone 3 Laser lebih unggul karena sudah dilengkapi pelindung layar Corning Gorilla Glass 3, tentu sangat disayangkan Zenfone 3 Max hadir tanpa pelindung layar yang membuat penggunanya jadi was-was jika harus menyimpan smartphone seharga 3,1 juta ini bersama uang koin, kunci, atau benda-benda keras lainnya.

Di bagian depan Zenfone 3 Max terdapat layar 5.5 inch berjenis IPS beresolusi Full HD 1080p dengan kecerahan hingga 450nits, cukup jernih dan tajam menampilan beragam jajaran menu serta menikmati hasil foto dan video. Di bawah layar terdapat tombol capacitive yang masih tanpa back light sehingga cukup merepotkan saat digunakan di tempat gelap atau minim cahaya, namun jika sudah terbiasa hal tersebut tak jadi masalah.

Di sisi kanan tersedia tombol power dan volume dengan ukiran melingkar atau biasa disebut concentric circle khas Asus, namun sayang built qulity kedua tombol tersebut kurang solid dan agak ringkih. Jadi sebaiknya kurangi penggunaan tombol power untuk membuka dan mengunci layar smartphone. Dan di sisi kiri terdapat slot SIM card berjenis hybrid.

Pada bagian atas terdapat colokan jack audio 3.5mm dan bagian bawah ada port micro USB yang berdampingan dengan speaker yang output audionya cukup membuat saya mengernyitkan dahi. Ya, keluaran suara dari speaker Zenfone 3 Max ZC553KL terasa agak tenggelam dan jika diatur ke volume rendah suaranya terdengar putus-putus.

Awalnya saya mengira mungkin format audio saya yang bermasalah, namun saat saya gunakan nonton video dan memutar lagu dengan format lain suaranya tetap sama, kurang jernih. Tapi kalau diidengarkan via earphone suaranya normal-normal saja dan lebih nyaman untuk telinga, semoga bisa diperbaiki melalui update software.

Di bagian belakang terdapat modul kamera yang diapit oleh sensor laser auto focus dan LED flash serta fingerprint sensor tepat di bawahnya. Respon sensor sidik jari Zenfone 3 Max cukup cepat, selain berfungsi untuk membuka kunci layar sensor sidik jari tersebut bisa digunakan untuk menjawab panggilan telepon, sebagai akses cepat ke fitur kamera, dan sebagai tombol shutter saat melakukan selfie.

 

Prosesor Snapdragon RAM 3GB

Di sektor jeroan Zenfone 3 Max ZC553KL menggunakan prosesor Octa-core Snapdragon 430 dengan clock speed 1.4GHz, GPU Adreno 505 yang didukung RAM 3 GB serta penyimpanan internal 32 GB yang bisa ditingkatkan dengan microSD hingga 128 GB. Alhasil performa yang ditawarkan tentu lebih baik dibandingkan pendahulunya ZC520TL, melakukan multitasking, bermain game berat, dan memutar video kualitas tinggi bisa dijalankan dengan lancar.

Untuk sarana konektivitas, Zenfone 3 Max ZC553KL mendukung dual SIM card yang bisa berjalan di jaringan 4G namun tipe hybrid jadi pengguna harus memilih antara menggunakan dua SIM card tanpa memori tambahan atau satu SIM card tapi media penyimpanan bisa diperluas dengan menyandingkan microSD. Selain itu sensor yang tersedia juga cukup lengkap, ada proximity sensor, sensor cahaya, orientation sensor, Magnetic sensor, sound sensor, dan gyroscope sensor.

Kamera Memuaskan

Saya cukup takjup dengan kamera Zenfone 3 Max ZC553KL, meski dibanderol lebih murah dibanding Zenfone 3 Laser namun kualitas kameranya bisa menyaingi saudaranya itu. Bahkan kamera utama Zenfone 3 Max yang beresolusi 16MP aperture f/2.0 masih kalah dari Zenfone 3 Max yang hanya 13MP, hasil foto di tempat yang cukup cahaya memang bagus.

Detail dan saturasi warnanya seimbang, menangkap objek fokus dengan cepat bahkan di ruang yang pencahayaannya minim sekalipun kamera Zenfone 3 Max masih bisa diandalkan berkat kehadiran LED dual flash. Tapi sebaiknya gunakan mode Low Light, Night Mode, atau mode Manual untuk lebih memaksimalkan hasil foto di tempat yang minim cahaya.

Seperti seri Zenfone sebelumnya, kamera Zenfone 3 Max juga dilengkapi teknologi PixelMaster yang menghadirkan beragam mode pemotretan selain tiga mode kamera yang ada di atas, mulai dari HDR Pro, Beautification, Super Resolution, Panorama, Selfie, Effect, QR Code, dan Time Lapse yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Untuk kamera depan resolusinya 8MP lagi-lagi lebih tinggi dibanding kamera depan Zenfone 3 Laser yang hanya 5MP, juga berteknologi PixelMaster dengan pilihan-pilihan mode yang bisa digunakan sesuai selera. Hasilnya cukup jernih dan tajam, cocok buat penggemar selfie. Berikut ini beberapa hasil foto Zenfone 3 Max.

Kamera belakang kondisi outdoor

Indoor

Kamera depan :

Kondisi low light :

Untuk video, Zenfone 3 Max mampu merekam hingga kualitas Full HD 1080p @30fps yang dilengkapi teknologi EIS (Electronic Image Stabilizer) untuk meredam guncangan, namun untuk mengaktifkan fitur ini kualitas rekaman video hanya bisa setara HD 720p. Perbedaan kualitas rekaman video antara yang menggunakan EIS dan tidak menggunakan EIS tak terlalu signifikan, gambar yang dihasilkan masih agak goyang dan kurang stabil meski fitur EIS diaktifkan. Untuk melihat hasil foto dan video lebih lengkap ada di sini.

Baterai Bisa Tahan 24 Jam

Selain desain dan performa, daya tahan baterai Zenfone 3 Max jadi nilai jual yang saat ini cukup diminati pasar. Saya pun memilih Zenfone 3 Max ini salah satunya karena penasaran dengan kapasitas baterainya yang jombo yakni 4100 mAH, Asus mengklaim Zenfone 3 Max ZC553KL mampu bertahan 38 hari saat standby di jaringan 4G, waktu bicara 17 jam di jaringan 3G, browsing web menggunakan wifi bisa 19 jam, dan mendengarkan musik hingga 17 jam.

Saya pun coba membuktikannya, saat baterai terisi full 100 persen. Saya mulai mengggunakannya sejak pukul 8 pagi, dalam pemakaian normal seperti sesekali browsing, ngecek media sosial, sesekali nonton Youtube, dan bermain game ringan sisa baterai saat pukul 8 malam di angka 50 persen, dan itu masih bisa digunakan sampai besok siang. Saya juga pernah nonton Youtube selama satu jam, dan beterai hanya berkurang 8%. Dengar musik selama satu jam plus hotspot tethering On atau berbagi wifi, baterai berkurang 5%.

Menurut saya baterai Zenfone 3 Max cukup awet saat diajak beraktivitas seharian bahkan bisa sampai keesokan harinya tanpa perlu di charge, tapi tentu saja dengan pamakaian yang wajar. Bila digunakan secara ekstrim seperti bermain game seharian, nonton Youtube berjam-jam, atau bermedia sosial tanpa jeda tentu saja daya tahan Zenfone 3 Max bisa berkurang drastis.

Tapi sayang Zenfone 3 Max ZC553KL belum mendukung fast charging, untuk mengisi daya smartphone dari 15 persen hingga penuh dibutuhkan waktu 2-3 jam, tapi nilai plusnya ZC553KL ini bisa juga difungsikan sebagai powerbank dengan menyambungkan kabel USB OTG yang tersedia pada paket penjualan.

 

Fitur Lain

Zenfone 3 Max berjalan di OS Marshmallow 6.0 dengan tampilan antar muka ZenUI 3.0, Mirip dengan user interface smartphone Asus di keluarga Zenfone 3 yang mengunggulkan kostumisasi dengan beragam pilihan theme dan wallpaper, Zenmotion, pengaturan File Manager lebih mudah, aplikasi foto yang unik seperti PhotoCollage, Quick Memo. Selain itu tersedia fitur unik yakni Game Genie, dengan fitur tersebut pengguna akan merasakan sensasi bermain game yang beda. Seperti menampilkan pop-up search window untuk berbutu tips bermain game atau bagikan keandalan bermain game anda via Youtube.

Kesimpulan

Kehadiran Zenfone 3 Max ZC553KL menjadikan pilihan smartphone Asus dengan kapasitas baterai besar jadi bertambah selain Zenfone 3 Max ZC520TL dan Zenfone Max yang lebih dulu lahir. Jika dibandingkan secara desain, performa, dan fitur-fitur lain yang lebih kekinian, jelas Zenfone 3 Max ZC553KL lebih unggul dibanding saudara sepersusuannya itu.

Mulai dari bodi metal yang mewah serta layar lengkung 2.5D yang aduhai meski tanpa pelindung layar, tampilan ZC553KL tetap cantik dan elegan. Di sektor kamera Zenfone 3 Max ZC553KL bahkan lebih unggul dari Zenfone 3 Laser yang dibanderol 300 ribu lebih mahal, resolusi kamera utamanya 16 MP dan 8 MP untuk kamera depan menjadikan ZC553KL sangat pas untuk anda yang suka fotografi atau gemar jeprat-jepret menggunakan kamera smartphone.

Di sektor dapur pacu, Zenfone 3 Max cukup bisa diandalkan untuk diajak kerja berat atau ringan, dan yang paling menarik yakni kapasitas baterainya yang jumbo. Sehingga smartphone yang berjalan di OS Marshmallow 6.0 ini cukup tangguh diajak beraktivitas seharian penuh, bahkan lebih jika digunakan sewajarnya. Jadi bagi anda yang sering bepergian dan butuh smartphone elegan, perfoma menawan, dan tahan dari godaan colokan listrik. Zenfone 3 Max ZC553KL jawabannya.

Lihat juga video unboxing Zenfone 3 Max ZC553KL di bawah ini :

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE