Review Toyota Calya, Low MPV Murah Idaman Keluarga

p_20170110_102712_vhdr_auto

Toyota kini punya jagoan baru di kelas LCGC (Low Cost Green Car), meski dibanderol murah namun desain, fitur, serta teknologi yang dibenamkannya tak murahan.

Sekarang ini produsen-produsen mobil bersaing menjadi yang terbaik di segmen mobil murah, pemain lama semisal Toyota, Daihatsu, Suzuki, Datsun berlomba-lomba mengahadirkan mobil yang tak hanya ramah lingkungan namun juga bersahabat di kantong dan rekening tabungan. Calon konsumen yang tak mementingkan soal desain, fitur, dan spesifikasi asal harganya terjangkau menjadi target pasar yang di Indonesia sudah gemuk namun masih menggiurkan bagi produsen mobil.

Toyota kini punya jagoan baru di kelas LCGC (Low Cost Green Car) atau biasa disebut mobil murah meski dibanderol dengan harga yang tidak benar-benar murah untuk orang yang punya budget terbatas. Sejak meluncurkan Agya sebagai mobil pertama yang berkonsep LCGC dan disambut antusias oleh masyarakat yang berduit pas-pas, kini Toyota seolah ketagihan meluncurkan varian baru di kelas yang sama namun dengan melakukan beberapa penyegaran.

Calya menjadi andalan baru Toyota di kelas LCGC, mengusung konsep low MPV seven seaters Calya diharapkan bisa mengisi pasar calon konsumen yang tak mampu membeli Avanza. Harga Avanza terbaru kini berada di atas 200 jutaan, naik dua kali lipat sejak pertama kali diluncurkan tahun 2003. Toyota seolah ingin mengikuti jejak sukses Avanza sebagai mobil sejuta umat, maka tak heran jika desain, fitur, hingga teknologi yang digunakan sedikit banyak berkiblat pada saudara tuanya itu.

Desain Cukup Keren di Kelasnya

calya-1-tile

Calya dan Avanza Veloz, mirip?

Biasanya produsen mobil tak mau repot soal desain, apalagi untuk desain yang digemari konsumen. Cukup pakaikan saja desain yang sudah ada dan beri sedikit tambahan ornamen serta lekuk-lekuk dibeberapa sudut agar terlihat beda, padahal basic-nya sama. Meski sekilas tampang Calya berbeda dari Agya namun desain jok depan dan cita rasa mengemudi masih mengikuti saudara sepersusuannya itu.

Pesaing Calya untuk mobil Low MPV di kelas LCGC seven seaters yang ada di pasaran hanya Datsun Go+ yang menurut saya tampilannya masih khas mobil murah, bandingkan dengan Calya yang tampil lebih segar dan mewah. Tampak depan sekilas mirip Avanza Veloz namun dengan dimensi yang sedikit lebih kecil, fitur dan teknologi yang dibawanya pun selevel di atas kompetitornya itu.

Di bagian depan terdapat lampu dan grille yang lagi-lagi mirip dengan saudara tuanya itu serta fog lamp dengan ornament chrome berbentuk bumerang memberi nuansa eksklusif dan mewah.

p_20170110_102647_vhdr_auto-tile

Calya tampak depan dan samping

Sedangkan bagian samping terdapat door handle model Tarik seperti khas mobil-mobil masa kini, kaca spion model sporty yang juga digunakan Yaris dan tentu saja sudah dilengkapi lampu sein serta electric control. Calya menggunakan pelek 14 inch dual tone yang dibungkus ban Ecopia EP150 175/65R14 yang menurut saya ukurannya terlalu kecil jika dibandingkan dengan basic-nya sebagai Low MPV seven seaters.

Dan di bagian belakang sekilas mirip Innova termasuk desain lampu belakang yang dilengkapi aksesoris khas Toyota masa kini, selain itu terdapat parking sensor dan yang paling penting pintu bagasinya sudah dilengkapi door handle sehingga buka tutup bagasi jadi lebih mudah.

p_20170110_103409_ll

Calya tampak belakang, mirip Innova?

Fitur Lengkap dan Kabin Lebih Lega

Rasa Avanza cukup kental ketika masuk ke dalam kabih Calya, mulai dari desain dashboard yang simple namun tetap terlihat elegan. Dilengkapi head unit double din untuk hiburan yang sudah mendukung koneksi bluetooth, USB, AUX, dan panggilan telepon meski speaker audionya terdengar sangat standar untuk mobil seharga 150 jutaan.

eksis0834

Baris depan Calya

Tuas transmisi Calya terletak di atas menyatu dengan dashboard tepatnya di samping pengaturan AC sehingga perlu waktu bagi yang terbiasa dengan tuas transmisi yang umumnya ada di bawah, antara kursi sopir dan penumpang terdapat arm rest untuk menyangga tangan agar lebih rileks saat terjebak macet.

Dan ini yang menurut saya sederhana tapi sangat berguna, yakni terdapat cantolan untuk menggantung barang bawaan semisal bakso, mie kuah, soto, atau makanan yang berkuah. Serta colokan listrik yang tak hanya ada di baris depan namun ada juga dibaris kedua, jadi tidak perlu rebutan kalau mau charger handphone.

eksis1534-tile

Terdapat arm rest dan cantolan

Untuk fitur keamanan, mobil bermesin dual VVT-I 1200CC ini sudah dilengkapi dual air bags pada setir dan penumpang bagian depan. Sistem pengeremannya pun menggunakan teknologi ABS dan EBS tentu meminimalisir terjadinya kecelakaan saat ngerem mendadak.

Sebagai mobil murah tentu ada beberapa item yang dipangkas untuk menekan harga produksi, seperti AC Calya yang di baris kedua tidak dilengkapi double blower. Agar penumpang di baris kedua dan ketiga tidak kepanasan, maka di baris kedua terdapat air circulator. Konsepnya sama seperti kipas angin jadi udara dingin yang ada di baris pertama diteruskan ke baris belakang dengan menggunakan air circulator tersebut.

eksis1034

wujud air circulator

Kelemahan air circulator tersebut yakni pada cuaca yang sangat panas dan mobil diisi penuh tujuh penumpang maka udara yang keluar dari kipas tidak maksimal menyemburkan hawa dingin untuk penumpang bagian belakang, dan suara  yang terdengar dari air circulator sangat berisik meski diatur kepengaturan yang lebih rendah.

Kesimpulan

Menurut saya Toyota cukup sukses mengemas Calya agar tak nampak seperti mobil-mobil LCGC pada umumnya, tampilan desain yang lebih tegas dan elegan membuat mobil berkonsep Low MPV seven seaters tersebut sangat cocok untuk anda yang punya anggota keluarga maksimal tujuh orang atau sering bepergian dengan membawa banyak penumpang. Teknologi dan Fitur yang dibawanya pun cukup lengkap dan canggih untuk mobil seharga 150 jutaan, juga ruang kabin yang lebih lega jika dibandingkan mobil sekelasnya.

Meski beberapa kekurangan tetap ada untuk mobil yang digadang-gandang sebagai mobil sejuta umat tersebut, seperti ukuran pelek dan ban yang terlalu kecil sehingga terlihat kurang proporsional dengan bodinya yang bisa mengangkut tujuh penumpang. Serta tanpa dilengkapi AC double blower untuk menambah kenyamanan penumpang belakang, dan berisiknya air circulator saat digunakan. Namun semua itu masih dalam kapasitas wajar mengingat harga yang ditawarkannya pun relatif murah.

Jadi bagi anda yang memiliki anggota keluarga banyak atau suka bepergian bersama saudara dan tetangga, Toyota Calya ini sangat cocok untuk anda. Dan yang pasti, selain murah konsumsi bahan bakarnya pun irit karena menggunakan mesin 1200 CC empat silinder berteknologi Dual VVT-I.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE