Review Gretel A9, Smartphone 4G Murah Fitur Melimpah

Ponsel buatan Cina kini tak lagi dipandang sebelah mata, dengan perbaikan hampir di semua lini ponsel asal negeri Tirai Bambu tersebut mampu bersaing dengan brand-brand ternama. Gretel A9 salah satunya, smartphone 4G murah dengan fitur ala ponsel kelas menengah.

Mungkin nama Gretel sebagai produsen smartphone masih terdengar asing di telinga pengguna ponsel tanah air, saya pun demikian baru kali ini mendengar dan menggunakan smartphone yang sejak 1998 memfokuskan diri sebagai perusahaan manufaktur telekomunikasi dan produk digital di Cina. Dan sejak 2007 lalu telah menghadirkan beragam smartphone berkualitas dengan harga yang cukup terjangkau.

Mungkin bagi anda yang sering berburu smartphone murah di e-commerce luar negeri tentu tak asing dengan merek seperti Ulefone, Blackview, atau OUKITEL. Nama-nama tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak merek smartphone yang banyak beredar di Cina, dengan banderol harga yang cukup terjangkau namun membawa banyak keunggulan fitur dan spesifikasi dibanding merek-merek branded direntang harga yang sama.

Salah satu produk Gretel Smartphone yang menyita perhatian yakni Gretel A9, dengan harga $69.9 atau sekitar 900 ribu rupiah pengguna sudah bisa memiliki smartphone dengan fitur dan spesifikasi setara smartphone kelas menengah merek ternama. Berikut ulasannya.

 

Desain Metal, Punya Sensor Sidik Jari

Desain Gretel A9 terlihat mewah dengan full metal unibody yang cukup solid, sensasi mengenggam smartphone berukuran 5 inci tersebut terasa mantap seperti memegang ponsel seharga 2 jutaan yang kini menjadikan bahan metal sebagai salah satu nilai jual. Meski bobotnya tergolong berat yakni 164g namun masih cukup nyaman ketika disimpan dalam saku baju atau celana.

Pada bagian depan terdapat kamera yang bersanding dengan sensor proximity dan juga LED flash, sedangkan pada bagian bawah layar terdapat tombol kapasitif back dan manajemen homescreen (bukan tombol recent app) tanpa backlight serta tombol home fisik yang juga berfungsi sebagai fingerprint. Ya, Gretel A9 sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari meski hanya bisa digunakan untuk unlock screen saja.

Tombol home fisik yang juga berfungsi sebagai fingerprint

Fingerprint tersebut tidak bisa difungsikan sebagai shutter kamera atau menjawab panggilan telepon. Performanya pun biasa-biasa saja, cukup tepat mengenal sidik jari yang didaftar namun kecepatan membuka kuci layar lumayan lama. Sekitar 1 hingga 2 detik.

Di sisi kanan terdapat tombol power serta baki kartu SIM model hybrid, yang membuat pengguna harus memilih antara mengaktifkan dua karu SIM secara bersamaan atau hanya satu kartu SIM namun bisa berduet dengan microSD sebagai ruang penyimpanan ekstra.

Selanjutnya, tombol volume ada di sisi kanan dan port USB untuk charger serta colokan jack audio 3.5mm ada di bagian atas perangkat, sedangkan bagian bawahnya hanya menyisakan mic serta dua buah baut. Di bagian belakang terdapat modul kamera serta LED flash dan juga lubang speaker serta tulisan Gretel berwarna cokelat gelap yang terletak di tengah-tengah cover belakang.

Layar IPS Beresolusi 720p

Layar Gretel A9 menggunakan panel IPS beresolusi HD 720p, tampilannya cukup tajam dan jernih pada bentang layar 5 inci meski tombol kapasitif back-nya kadang kurang responsif dan menyisakan jeda saat ingin keluar dari jajaran menu atau aplikasi. Saya kadang harus mengulang dua kali sentuhan agar tombol back benar-benar berjalan dengan semestinya.

Meski tak dilengkapi pelindung layar Gorilla Glass atau sejenisnya namun dalam paket penjualan disertakan dua buah screen guard, satu sudah terpasang pada smartphone dan satunya lagi sebagai cadangan. Saat digunakan di bawah sinar matahari layar Gretel A9 masih mampu menyajikan tangkapan layar dengan baik, meski kecerahan layarnya diatur ke level maksimal.

Secara keseluruhan layar Gretel A9 sudah cukup bagus untuk smartphone di bawah sejuta. Untuk menikmati hasil foto, video, atau melakukan live streaming layar Gretel A9 cukup bisa diandalkan mengingat ponsel ini didukung fitur Miravision untuk memberi efek visual terbaik, smartphone ini juga mampu membaca lima sentuhan jari secara bersamaan. Tentu sangat berguna bagi pengguna yang gemar bermain game.

Prosesor Standar RAM 2GB

Gretel A9 disokong prosesor MediaTek MT6735 Quad-core 1.25GHz dan GPU Mali T720, smartphone-smartphone buatan Cina tentu sudah akrab dengan prosesor tersebut. Menjalankan aplikasi dan game menengah atau sekadar melakukan multitasking cukup lancar di ponsel ini. RAM-nya pun cukup besar yakni 2GB dan memori internal 16GB yang bisa diperluas dengan microSD hingga 32GB.

Hasil Antutu Benchmark Gretel A9 mendapat angka 29.619 terbilang standar untuk smartphone di bawah sejuta namun lebih tinggi dari pada skor Benchmark Coolpad Road Plus E570 yang hanya 23.975 dan dibanderol 500 ribu lebih mahal. Saya coba menjalankan game ringan macam Zombie Stunami, Xenowerk, dan Space Marshals 2 bisa berjalan mulus tanpa lag. Namun untuk game grafis tinggi seperti Aspalt 8 atau NFS No Limits, tampilannya sedikit patah-patah dan sesekali lag.

Gretel A9 berjalan di OS Android 6.0.1 Marshmallow dengan dukungan user interface bernama OS Freeme yang lebih mirip dengan stok Android murni. Semua aplikasi berada pada tampilan depan layar atau home screen, untuk mencari dan menjalankan aplikasi cukup geser jari ke arah kanan atau kiri. OS Freeme memang minim kostumisasi namun bagi pengguna yang tak terlalu gemar memodifikasi tampilan antar muka ponsel, Gretel A9 cocok untuk anda.

Fitur Kamera Melimpah

Di sektor kamera Gretel A9 cukup mumpuni diajak jepret-jepret harian, kamera utamanya beresolusi 8 megapiksel serta dilengkapi auto fokus namun dengan teknik interpolasi kualitas hasil kamera bisa mencapai 13 megapiksel. Pada kondisi cahaya melimpah hasil tangkapan kamera Gretel A9 memang cukup baik, gambar yang dihasilkan jernih dan tajam.

Perpaduan warnanya pun seimbang mendekati detil warna aslinya. Namun pada kondisi minim cahaya masih banyak noise yang ditemui meski bisa sedikit diminimalisir berkat kehadiran lampu LED flash yang cukup terang.

Selain itu kehadiran beragam mode pemotretan jadi keunggulan Gretel A9 dibanding smartphone lain dikisaran harga yang sama, ada sembilan mode kamera yang bisa digunakan sesuai kebutuhan seperti HDR, Pose, FilmMode, Panorama, Beauty, Watermark, Night, Child, serta Normal mode.

Sedangkan kamera depan beresolusi 2 megapiksel yang juga hasilnya bisa meningkat menjadi 5 megapiksel berkat teknik interpolasi. Meski dilengkapi LED flash hasil jepretan di kondisi low light terlihat kurang terang dan banyak noise, lain halnya jika di kondisi cahaya terang hasilnya cukup memuaskan.

Tersedia mode Beauty yang bisa memuluskan dan memutihkan wajah serta mode child, selain itu ada fitur Gesture shot untuk memudahkan aktivitas selfie. Cukup mengacungkan dua jari maka kamera otomatis akan mengambil gambar. Untuk video, Gretel A9 mampu merekam gambar maksimal kualitas HD, hasilnya pun standar layaknya smartphone low end. Berikut ini beberapa foto yang diambil dengan kamera Gretel A9

 

Support 4G LTE

Tak banyak smartphone di bawah harga sejuta yang mendukung jaringan 4G LTE, kemampuan Gretel A9 berjalan di frekuensi 2100MHz, 1800MHz, 850MHz, 2600MHz, dan 900MHz membuat ponsel ini bisa digunakan hampir di semua operator. Saya mencoba operator XL dan 3, sinyal 3G ataupun 4G bisa berjalan dengan lancar. Selain itu ada Wifi 802.11 b/ g/ n. Wifi Hotspot, dan Turbo Download untuk mempercepat proses download file serta Bluetooth 4.0 sebagai sarana konektivitas pendukung.

Untuk pasokan daya, Gretel A9 hanya memiliki kapasitas baterai 2300mAh tentu bukan ukuran yang besar mengingat smartphone keluaran terkini rata-rata dibekali baterai 3000mAh ke atas. Hasilnya bisa ditebak,  dari baterai full dan digunakan secara intens bermain game, bermedia sosial, dan memutar Youtube. Gretel A9 hanya mampu bertahan 4 hingga 5 jam. Sedangkan untuk pemakaian normal smartphone ini hanya bertahan dari pagi hingga sore. Durasi pengisian daya dari 10% hingga 100% butuh waktu 2 jam lebih.

Kesimpulan

Untuk kisaran harga di bawah satu juta rupiah Gretel A9 membawa banyak kelebihan dibanding smartphone-smartphone merek ternama direntang harga yang sama. Full metal body, RAM 2GB, kamera jernih dan tajam, serta kehadiran fingerprint yang menjadikan sistem pengamanan ponsel ini jadi lebih baik. Namun bukan berarti smartphone asal Cina ini tak memiliki kekurangan.

Yang paling terasa adalah daya baterainya yang hanya 2300mAh membuat pengguna yang mobile dan memiliki ketergantungan pada smartphone harus rela membawa kabel charger ke mana-mana atau powerbank sebagai sumber daya cadangan. Selain itu ketiadaan kartu garansi membuat pengguna jadi was-was andai di kemudian hari terjadi kerusakan tentu tak ada pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban.

Namun secara keseluruhan Gretel A9 merupakan smartphone untuk anda yang ingin tampil beda namun tanpa harus mengeluargan dana besar, dengan desain elegan serta spesifikasi yang lumayan membuat penggunanya tampil lebih trendi dan kekinian.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply to triadicl Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE