Rapuh

Keputusan hidup yang kita ambil kadang membawa kita dalam dilema yang berujung sesal, semangat yang menggebu kini terkubur bersama rindu yang menghujam pilu. Dua bulan pun berlalu dalam ke tidak pastian, mimpi yang aku rajut indah kini seakan lenyap tertiup resah dan gundah, aku rapuh dan jatuh dikalahkan oleh kata hati yang menyayat mimpi. Perang batin pun tak terelakkan dan keputusan harus segera aku ambil agar tak ada hati yang terluka. Aku tak bahagia di kota ini, terlalu mengekang hingga tak bisa membuat pikiran berkembang, aku coba bertahan dalam segala keterbatasan hingga akhirnya aku pun menyerah.

Aku akan kembali ke kota kelahiranku merajut kembali mimpi yang telah tercerai-berai, pengalaman yang singkat ini mengajarkanku arti sebuah perjuangan yang tak pernah mudah untuk dilalui. Butuh kekutan mental dan fisik untuk bisa mewujudkan mimpi dan cita-cita, jangan mudah goyah oleh kata hati yang kadang melenakan, perang batih yang menyiksa raga dan memorak-porandakan jiwa. Aku tersadar jika keputusan hidup itu harus difikirkan secara matang agar tak ada penyesalan akhirnya, doa tak hentinya aku panjatkan semoga apa yang menjadi keputusan hidupku adalah yang terbaik untuk semuanya.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE