Powerbank Masih Laku?

Ketika kapasitas baterai smartphone berukuran jumbo sedang tren, apakah penggunaan powerbank kini tak lagi keren?

Sejak smartphone dengan baterai besar menjejal pasar ponsel tanah air, nasib powerbank yang dulu ikut populer kini perlahan mulai kehilangan pamor. Memang tak semua pengguna smartphone meninggalkan powerbank sebagai salah satu sumber pasokan energi cadangan untuk ponsel pintar mereka, namun jumlah peminatnya mungkin tak sebanyak dulu.

Untuk smartphone masa kini, ukuran baterai 4.000 – 5.000 mAh sudah jamak ditemui, sesuai dengan karakteristik pengguna zaman now yang selalu ingin terhubung dengan internet dan media sosial sehingga dibutuhkan pasokan daya lebih agar screen on time ponsel mereka bisa tahan lama.

Namun apakah kehadiran smartphone-smartphone berbaterai jumbo tersebut benar-benar mampu menyingkirkan fungsi powerbank? Menurut saya, tidak juga.

Buktinya sekarang banyak ditemui powerbank dari brand-brand ternama yang rajin merilis produk terbaru, bahkan dibanderol dengan harga terjangkau untuk kapasitas yang cukup besar. Hal tersebut mengisyaratkan jika pengguna powerbank tetap ada di tengah terjangan smartphone dengan baterai badak.

ACMIC C10PRO jadi salah satu yang menyita perhatian. Powerbank keluaran brand lokal tersebut jadi buruan pengguna smartphone yang butuh suply energi cadangan dengan fitur canggih serta harga yang cukup terjangkau untuk saat ini.

Desain Mainstream

ACMIC C10PRO hadir dengan desain seperti powerbank pada umumnya berbentuk kotak dengan sedikit lengkungan di sisi-sisinya, menggunakan bahan polikarbonat yakni plastik yang diolah khusus agar terlihat elegan dan solid namun dengan bobot yang cukup ringan.

Meski beratnya hanya 198 gram namun dimensi ACMIC C10PRO tak bisa dibilang compact yakni 144.8 x 73.7 x 14mm. Tentu saja dengan ukuran tersebut jadi kurang nyaman saat disimpan dalam saku baju atau celana.

Meski tak semua orang suka jika harus mengantongi powerbank ke mana-mana, hal itu bisa jadi pertimbangan bagi pengguna yang menginginkan powerbank kapasitas besar namun berdimensi compact agar lebih praktis dan tidak makan tempat saat dibawa bepergian.

Dalam kotak penjualan ACMIC C10PRO selain powerbank, sudah termasuk :

  • Kabel micro USB untuk charger
  • Adaptor lightning untuk iPhone
  • Adaptor USB type-C
  • Kartu garansi
  • Kertas panduan penggunaan
isi kotak Acmic C10PRO

Port Lengkap

Untuk powerbank seharga Rp199.950 (promo) ketersediaan port di ACMIC C10PRO cukup lengkap, tiga port di sisi atas yang masing-masing terdiri dari dua port USB untuk output yang salah satunya mendukung fitur Quick Charge 3.0 dengan output 5-6V=3A, 6-9V=2A, 9-12V=1.5A serta port satunya berteknologi Smart IC dengan output 5V=2.4A(Max).

Dan satu lagi port USB type-C dengan teknologi PD (Power Delivery) dengan output sama 5-6V=3A, 6-9V=2A, 9-12V=1.5A serta input 5V=2A, 9V=2A, 12V=1.5A

Sedangkan di sisi kanan ada port input micro USB yang juga support quick charge 3.0 serta lampu indikator pada sisi depan.

Selain itu ACMIC C10PRO juga dilengkapi 9 smart protection seperti Smart Temperature Protection, Smart Over Charge Protection, Smart Over-Dischcarge Protection, Smart Short-Circuit Protection, Smart Input Over-Voltage Protection, Smart Output Over-Voltage Protection, Smart Recovery Protection, Smart Output Over-Current Protection, dan Smart PTC Cell.

Intinya semua fitur proteksi tersebut memberi perlindungan bagi pengguna dan perangkat gadget saat di-charge menggunakan ACMIC C10PRO, sehingga pengguna tak perlu khawatir ketika powerbank mengalami overheating atau meledak saat digunakan.

Pengujian

Bagi saya, powerbank hanya digunakan ketika dalam keadaan darurat. Saat di perjalanan atau berkunjung ke suatu tempat yang tidak memungkinkan untuk mengisi daya smartphone. Saya juga tak pernah membiarkan baterai ponsel saya habis total, saat beterai tersisa 30 hingga 20% saya biasanya langsung me-charge-nya.

Di kondisi baterai tersisa 25% butuh waktu dua jam untuk bisa mencapai 96% di smartphone berkapasitas 3000 mAh. Untuk powerbank dengan output 2.4A (max) durasi isi ulang daya tersebut termasuk standar. Mungkin jika smartphone saya sudah mendukung Quick Charge 3.0 waktu yang dibutuhkan untuk charge tentu lebih singkat.

Sedangkan saat powerbank diisi ulang ketika lampu indikator tersisa satu, butuh waktu lima jam agar powerbank terisi penuh dan empat lampu indikatornya menyala semua. Untuk powerbank kapasitas 10.000 mAh durasi pengisiannya termasuk standar, kecuali jika menggunakan charger yang mendukung Quick Charge 3.0 tentu pengisian dayanya bisa lebih cepat.


ACMIC C10PRO merupakan Powerbank 10.000 mAh dengan fitur canggih dan juga proteksi keamanan yang sangat lengkap, belum lagi harga yang tawarkan cukup terjangkau jika dibandingkan dengan powerbank dari brand lain membuat powerbank yang tersedia di toko-toko online ini menjadi buruan pengguna gadget zaman now.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE