Portugal Raja Eropa 2016

033266000_1468191095-1_000_D2679

The Champions Euro 2016

Setelah menunggu selama 56 tahun, akhirnya Portugal merasakan gelar juara Piala Eropa 2016 saat di final mengalahkan tuan rumah Prancis dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini pun menjadi catatan sejarah bagi Cristiano Ronaldo cs dan akan selalu dikenang oleh seluruh pendukung dan warga A Selecao das Quinas, untuk pertama kalinya negara mereka merengkuh titel paling bergengsi di daratan Eropa. Gelar pertama selama keikutsertaan mereka di turnamen besar internasional.

Prestasi tertinggi Portugal di ajang internasional hanya runner-up Piala Eropa 2004 dan meraih tempat keempat di Piala Dunia 2006 Jerman, selebihnya langkah Portugal paling jauh terhenti di babak semifinal. Kemenangan dini hari tadi juga menepis keraguan banyak pihak yang menganggap bahwa Portugal tak layak masuk final mengingat penampilan anak asuh Fernando Santos memang jauh dari kata meyakinkan.

Digadang-gandang sebagai kandidat juara penampilan Portugal justru melempem di fase grup, hanya meraih tiga hasil imbang dan menempati peringkat tiga. Beruntung format Piala Eropa kali ini berubah dari 16 tim menjadi 24 tim sehingga tim peringkat tiga terbaik masih bisa lolos ke babak selanjutnya.

Di babak 16 besar penampilan Luis Nani dkk tak juga membaik, menghadapi Kroasia yang sedang on fire Portugal butuh babak tambahan waktu untuk mencetak gol dan mengunci kemenangan tipis 1-0. Di perempatfinal Portugal menghadapi perlawan alot Polandia, hingga berakhir pada adu penalti. Beruntung mereka menang 3-5.

Permainan Portugal sedikit lebih baik saat menghadapi Wales di semifinal, kemenangan meyakinkan 2-0 berkat gol Luis Nani dan Cristiano Ronaldo membawa Portugal selangkah lagi membuat sejarah bagi negaranya. Praktis banyak orang mulai percaya pada kemampuan tim yang berjuluk Seleccao dan pantas berlaga di partai puncak Piala Eropa 2016.

Namun laga final yang diprediksi berlangsung seru malah terlihat monoton dan membosankan, sejak menit-menit awal tim tuan rumah lebih ofensif membombardir lini pertahanan Portugal. Hanya sesekali Ronaldo cs melakukan serangan balik cepat, hingga kans juara Portugal menipis ketika sang bintang Cristiano Ronaldo harus di tandu ke pinggir lapangan setelah berbenturan dengan Dimitri Payet di menit 25.

Usaha Portugal mencetak gol semakin berat dan membuat Prancis semakin leluasa melancarkan serangan, namun Portugal mampu bermain dengan baik dan memaksa skor 0-0 bertahan hingga waktu normal dan laga harus dilanjutkan ke babak extra time. Di menit ke-109 pendukung tuan rumah bergeming oleh gol Eder, pemain yang masuk menit 79 menggantikan Renato Sanches. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tak mampu dihalau Hogu Lloris. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak tambahan waktu.

*****

Portugal tak pernah kehabisan stok pemain bintang, sebelum era Cristiano Ronaldo, Luis Nani, Ricardo Quaresma, Pepe dan Renato Sanches. Di tahun 1995 hingga awal tahun 2000 nama-nama tenar seperti Luis Figo, Rui Costa, Sergio Conceicao, Nuno Gomes, dan sederet pemain bintang lainnya turut menghias skuat Portugal yang berlaga di ajang internasional namun belum pernah sekalipun mereka meraih titel juara.

Kini dahaga gelar itupun terhapuskan dengan raihan trofi Piala Eropa 2016, Portugal bergabung bersama Jerman, Prancis, Italia, Uni Soviet, Spanyol, Belanda, Denmark, Yunani, dan Cekoslavia yang telah lebih dulu merasakan gelar juara Piala Eropa sejak pertama kali di gelar pada 1960. Congratulations!

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE