Milan vs Inter, Tugas Berat Spalletti di Kandang Setan

Akhir pekan ini ada tiga laga bigmatch yang akan berlangsung di pekan 27 Serie A, selain Lazio menjamu Juventus. Ada Roma yang akan bertandang ke markas Napoli lalu dilanjutkan dengan laga derby della madonnina antara Milan kontra Inter.

Beberapa musim terakhir kedua klub asal kota Milan tersebut seakan tenggelam oleh performa apik Juventus, AS Roma, Napoli, bahkan Lazio yang kini konsisten di papan atas. Milan dan Inter seolah tak kuasa memberi perlawanan hingga akhir musim dengan tampil trengginas, pantang menyerah, dan mencapai level permainan tertinggi demi memuaskan keinginan penggemar dengan raihan gelar juara.

Jangankan juara, lolos ke Liga Champions saja kedua tim tersebut butuh perjuangan eksta keras dan sedikit keberuntungan. Musim 2013/1014 jadi musim terakhir Milan tampil di ajang bergengsi klub-klub benua Biru tersebut, sedangkan Inter lebih mengenaskan lagi. Nerazzurri terakhir merasakan gegap gempita Liga Champions pada musim 2011/2012, saat itu Inter rutin jadi kontestan sejak 2002 dengan pencapaian tertinggi dengan meraih trofi juara pada 2010.

Setelah itu setiap awal musim baik Milan atau Inter selalu menargetkan scudetto dan target paling minimal lolos ke Liga Champions agar keseimbangan neraca keuangan klub tetap terjaga, namun sayang setiap akhir musim pula kedua tim sekota itu selalu gagal memenuhi target akibat perfoma yang inkosistensi dan para rival hadir dengan permainan yang sedang bagus-bagusnya.

Target Realistis Musim Ini

Musim ini target lolos ke Liga Champions jadi lebih realistis bagi skuat Biru Hitam, meski predikat penantang gelar scudetto sempat menghias perjalanan Mauro Icardi dkk berkat 16 laga tak terkalahkan di Serie A sejak awal musim ini. Dengan perincian 12 kemenangan dan empat hasil imbang, salah satu kemenangan meyakinkan Inter terjadi pada pekan kedelapan ketika mengalahkan Milan 3-2, hattrick Mauro Icardi di Giuseppe Meazza jadi pembeda di laga tersebut.

Menjalang akhir paruh pertama, performa Inter terjun bebas. Kemenangan jadi sesuatu yang langka bagi pasukan Luciano Spalletti. Sejak menggulung Chievo lima gol tanpa balas di awal Desember 2017, La Beneamata seolah kehilangan taji. Delapan laga tanpa merasakan kemenangan sejak pertengahan Desember 2017 hingga awal Februari 2018 tentu bukan hal yang bagus bagi tim sekelas Inter.

Meski tren negatif tersebut terhenti di pekan ke-24 berkat kemenangan atas Bologna 2-1, namun masa suram Inter belum sepenuhnya pergi setelah di pekan 25 harus kalah 2-0 dari Genoa. Inter lalu berusaha bangkit kembali setelah menang di pekan 26 atas tim juru kunci Benevento Calcio, namun performa yang ditunjukkan skuat milik Suning Grup tersebut tidaklah meyakinkan.

Milan yang On Fire

Nasib Milan musim ini tak lebih baik dari saudaranya, Penampilan I Rossoneri sejak awal musim terbilang biasa saja bahkan harus berkutat di papa tengah klasemen hingga akhir paruh pertama. Tak heran jika Vincenco Montella menjadi tumbal dari naik turunnya performa Milan kala itu dan digantikan oleh Gennarro Gattuso.

Awal kepelatihan Rino (si Badak) pun tak berjalan mulus, sempat ditahan imbang 2-2 oleh tim juru kunci Benevento dan kalah dari Rijeka di kualifikasi grup Liga Europa. Namun perlahan tapi pasti, Milan kini menemukan bentuk permainannya.

Sejak mengalahkan Inter di babak perempat final Coppa Italia pada 28 Desember 2017, hingga kini skuat Merah Hitam belum tersentuh kekalahan. Milan kini sudah membukukan 12 laga tanpa kekalahan di semua ajang, khusus di Serie A Milan telah meraih enam kemenangan dan dua hasil imbang dan berhasil memangkas jarak yang sebelumnya 18 poin kini tinggal tujuh poin dari Inter yang berada di posisi empat, atau batas akhir tiket Liga Champions.

Yang teranyar skuat asuhan Gennaro Gattuso berhasil menyingkirkan Lazio di babak semifinal Coppa Italia dan akan bertemu Juventus di final. Tentu bukan laga yang mudah bagi Inter ketika harus bertamu ke kandang Milan yang kini sedang on fire, Spalletti harus membuat Ivan Perisic dkk bermain dengan hati, gairah, dan kompetensi seperti yang Marco Metarazzi katakan jika ingin membawa pulang tiga poin.

Inter Harus Move On

Kemenangan Inter pekan lalu atas Benevento bukanlah sinyal kebangkitan Si Ular yang sudah cukup lama tertidur, permainan yang monoton serta dua gol yang lahir dari pemain belakang seolah menunjukkan karakter bermain Inter masih jauh dari kata memuaskan. Spalletti harus memutar otak dan mengembalikan kepercayaan diri pemain seperti di awal musim, bermain lepas, pantang menyerah, dan penuh determinasi.

Sudah saatnya Spalletti mencari alternatif formasi dan strategi permainan agar tak mudah ditebak lawan. Banyak yang menilai jika performa jeblok Inter belakangan ini karena lawan sudah hafal betul cara Mauro Icardi dkk bermain, komposisi pemain yang minim rotasi juga jadi alasan permainan Inter sangat mudah ditebak dan dipatahkan.

Transfer permain musim dingin kemarin Nerazzurri mendatangkan beberapa pemain anyar, diantaranya Rafinha dan Yann Karamoh yang penampilannya cukup menyita perhatian. Tak ada salahnya memberi mereka kesempatan dan menepikan pemain yang performanya dianggap menurun. Mungkin Spalletti punya pertimbangan sendiri ketika memutuskan tak menurunkan pemain baru sebagai starter, namun tak ada salahnya dicoba. Inter harus berani move on.

*****

Derby kali ini tentu tak mudah bagi Inter yang harus bisa meredam keberingasan tuan rumah yang sedang bagus-bagusnya. Tak ada pilihan selain bermain all out dan mengeluarkan semua kemampuan terbaik para pemain demi menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan, kekalahan atau hasil imbang memang tak lantas menutup peluang Inter berlaga di Eropa musim dapan. Namun setidaknya dengan raihan kemenangan, motivasi dan mental bermain para penggawa Biru Hitam bisa meningkat dan menjadi bekal berharga untuk mengarungi sisa musim yang berat ini. Forza Inter.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE