Mifi Portable, Cara Instan Menikmati 4G LTE

img-65

Image by Smartfren

Jaringan 4G LTE menjadi daya tarik pengguna internet yang ingin merasakan sensasi berselancar di dunia maya tanpa lelet, namun kesiapan operator seluler tanah air belum maksimal memberi layanan tersebut. Mifi atau Mini WiFi coba mengisi kebutuhan pengguna yang ingin mengakses 4G LTE secara instan.

Saya masih penasaran seberapa cepat dan stabilnya jaringan 4G LTE yang digembar-gemborkan penyedia layanan telekomunikasi tanah air, semua operator seluler mengklaim tercepat, terstabil, dan terluas. Tapi khusus pengguna internet yang ada di kota Makassar sepertinya masih harus bersabar, untuk menikmati layanan 4G LTE hanya pelanggan Telkomsel, Indosat, dan Smartfren yang bisa merasakannya meski hanya di area tertentu. Sedangkan XL kabarnya awal tahun depan baru meresmikan 4G LTE melenggang di kota Anging Mammiri.

Dibandingkan dengan pulau jawa yang lebih dulu menggelar layanan generasi keempat tersebut, tentu operator seluler perlu mempersiapkan baik secara teknis atau operasional jika mereka ingin memperluas jangkauan hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Anjuran pemerintah tentang penataan ulang frekuensi dari 900 MHz ke 1800 MHz turut mengganggu kesiapan operator untuk segera meresmikan layanan 4G LTE di berbagai daerah.

Pengguna yang tak sabar ingin merasakan internet cepat 4G LTE namun di daerahnya belum tercover jaringan 4G LTE bisa mencoba mini wifi portable Andromax M2s milik Smartfren. Ada tiga varian yang tersedia di pasaran yaitu Andromax M2S, Mifi M2Y, Mifi M2P. Fungsi ketiganya sama sebagai pemancar sinyal wifi yang support jaringan 4G LTE Advanced teknologi terbaru Smartfren yang diklaim memiliki akses cepat, stabil, dan jangkauan terluas.

Kebetulan akhir tahun ini Smartfren sedang ada promo, ketiga varian Andromax hanya dibanderol Rp 299.000 sedangkan harga normalnya Rp 399.000 untuk Mifi M2S dan M2Y sedangkan M2P Rp 499.000. Saya ingin berbagi pengalaman menggunakan Mifi Andromax M2S yang menurut spesifikasinya berjalan di jaringan 4G LTE cat-4, bisa digunakan 15 gadget baik itu smartphone, tablet, laptop, atau perangkat wifi lainnya secara bersamaan, dan dilengkapi baterai 2000 mAH. Untuk spesifikasi lengkap bisa cek di sini.

P_20151219_065644_HDRMifi M2S hanya bisa berjalan pada jaringan Smartfren jadi untuk aktivasinya pengguna harus membeli kartu internet Smartfren dengan kuota 2GB seharga Rp 25.000, tersedia juga paket kuota 16.5GB seharga Rp 60.000 termasuk bonus internet malam sebesar 12GB. Saya menggunakan kartu yang terisi kuota 3.8GB yang bisa dipakai 24 jam dan 12GB untuk pemakaian jam 02.00 malam hingga jam 08.00 pagi. Seperti bonus-bonus internet pada operator lain kuota malam lebih banyak dibanding siang, tentu ini cocok buat yang suka begadang atau sering mengalami imsomnia.

Setelah terisi sim card yang teregistrasi, kini saatnya aktivasi Mifi M2S cukup melakukan beberapa settingan awal selengkapnya bisa klik tautan berikut turorial aktivasi modem mifi M2S setelah aktivasi pengguna bisa langsung merasakan akses internet cepat dan stabil pada jaringan 4G LTE. Saya coba mengukur kecepatan internet Mifi M2S Smartfren menggunakan Oookla Speedtest, hasilnya 15 Mbps download dan 5.8 Mbps upload. Termasuk kategori lumayan untuk daerah sekitaran rumah yang rata-rata jaringan 3G operator selular hanya kisaran 3-4 Mbps saja.

Untuk penggunaan standar semisal browsing, bersosial media, atau memutar Youtube, Mifi M2S cukup lancar menjalankan semua fitur yang membutuhkan akses internet pada perangkat smartphone. Sedangkan via laptop kecepatan Mifi M2S sedikit menurun namun masih bisa dikatakan lumayan dibanding menggunakan modem USB jaman dulu yang masih mentok pada jaringan 3G. Saya tak menemukan masalah berarti ketika menulis di blog dan browsing untuk mencari beragam referensi tulisan, semua lancar dan stabil.

*****

Mini wifi portable merupakan solusi untuk pengguna yang tempat tinggalnya belum tercover layanan 4G LTE namun ingin merasakan sensasi internet generasi keempat yang menjanjikan kecepatan akses data lebih baik dari generasi ketiga. Secara teori jaringan 4G LTE mampu menembus kecepatan 100 Mbps download dan 50 Mbps untuk upload, namun implementasinya di lapangan tentu masih sangat jauh dari harapan. Banyak faktor yang membuat operator seluler masih sulit memaksimalkan layanan 4G LTE, salah satunya kondisi geografis Indonesia.

Suatu saat pengguna internet akan bebas menikmati layanan 4G LTE dimanapun dan kapanpun. Perkembangan teknologi dan kebutuhan akan akses data kecepatan tinggi mendorong operator seluler untuk terus melakukan inovasi jaringan. Implementasi 4G LTE di Indonesia masih memasuki tahap awal dan akan terus berkembang sehingga pengguna internet bisa merasakan manfaat dari penerapan teknologi generasi keempat tersebut secara maksimal.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply to arif budi hartoyo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE