Menunggu

Menunggu, katanya pekerjaan yang paling membosankan. Ya, setidaknya bagi mereka yang terbiasa dengan ketepatan waktu, disiplin dan punya tingkat kesabaran yang terbatas. Menunggu, apalagi dalam waktu yang relatif lama dan tanpa kejelasan yang pasti tentu akan menguji tingkat kesabaran hingga level yang paling tinggi. Apakah kita bisa bertahan atau pergi meninggalkannya begitu saja, toh pilihan itu ada di dalam hati. Sifat dan karakter seseorang akan nampak jelas ketika dia sedang menunggu sesuatu, seperti menunggu sebuah jawaban dari pertanyaan hati yang terdalam. Butuh waktu lebih lama untuk berfikir karena ini berkaitan erat dengan masa depan dan kisah hidup yang akan kita jalani. Meski tak ada yang tahu akhir dari penantian itu, apakah akan berakhir dengan senyuman atau berakhir dengan derai air mata.

Menunggu sesuatu yang tak pasti adalah kata lain dari sia-sia, namun dengan keyakinan dan kekuatan yang terpatri dari dalam hati maka tak ada kata sia-sia. Tulus dan ikhlas akan membentuk karakter kita menjadi lebih baik dan lebih kuat serta tak mudah goyah. Menunggulah dengan elegan yaitu berfikir positif demi hasil yang sesuai dengan harapan, meski nanti akhirnya tak seperti yang diharapkan mungkin Tuhan punya rencana lain yang lebih indah. Jangan menyerah dan lelah dengan penantian yang tak berujung, karena segala bentuk pengorbanan yang tulus dan ikhlas maka kita akan menuai hasil yang menyenangkan hati dan jiwa.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE