Menjajal Tampilan Baru WordPress

Setelah beberapa kali gagal update, akhirnya WordPress saya bisa diperbarui ke versi 4.9.8. Biasanya setiap selesai update sekilas tak terlihat perubahan yang berarti baik dari segi tampilan ataupun fitur-fitur penunjang di dalamnya, semuanya sama ketika belum ter-update.

Namun di versi kali ini beda, dan yang paling mencolok adalah tampilan editornya yang lebih fresh dan atraktif. Bagi pengguna Blogspot yang baru pertama kali menggunakan WordPress hal pertama yang terbesit dalam pikiran adalah repot. Itu yang saya alami saat pertama kali menulis artikel dan mempostingnya di WordPress.

Tapi seiring berjalannya waktu, saya semakin nyaman menggunakan WordPress sebagai wajah baru tampilan blog pribadi saya dan tempat melahirkan beragam tulisan.

Setelah cukup nyaman dengan sajian editor khas WordPress, kini pengguna versi 4.9.8 bisa mencoba fitur bernama Gutenberg yang merupakan tampilan editor baru dari WordPress. Saya pernah membaca tulisan Daeng Gassing tentang fitur Gutenberg ini dan saya cukup penasaran untuk mencobanya.

Perubahan yang ditawarkan fitur Gutenberg khususnya untuk membuat tulisan memang sangat berbeda dibanding wajah editor lama, hampir semua tampilannya mengalami penyegaran.

Pada tampilan editor lama judul tulisan terpisah dengan badan tulisan yang di antaranya terdapat opsi seperti “add media“, mengatur paragraf, mengatur jenis font, dan beragam pengaturan yang berkaitan dengan tulisan. Sedangkan di versi Gutenberg, judul dan badan tulisan sudah menyatu.

Untuk opsi memasukkan gambar, mengatur heading, menambahkan list, nomor, dan sebagainya tetap tersedia di pojok kiri atas tampilan editor. Cara pakainya cukup klik ikon + maka beragam opsi tersaji untuk membuat tulisan jadi lebih segar.

Sisi Kanan Lebih Variatif

Di versi sebelumnya, sisi kanan editor terdapat beberapa kolom yang berfungsi untuk menyimpan dan menerbitkan tulisan. Ada juga kolom yang berisi pengaturan kategori, tag, featured image, dan lain-lain. Sedangkan di versi Gutenberg ikon save draft, preview, dan publish pindah ke kanan atas.

Selain itu di editor WordPress versi terbaru pengguna bisa mengatur besar kecil huruf di kolom sisi kanan, memberi warna pada text ataupun background tulisan. Tak hanya itu, fungsi-fungsi lain dari fitur Gutenberg yang cukup menarik yakni:

Membuat tulisan di dalam kolom

Tulisan bisa dibuat jadi dua kolom seperti ini

Membuat galery dan menampilkan banyak foto seperti ini

dan masih banyak lagi fungsi-fungsi lain dari Gutenberg yang membuat tampilan artikel jadi lebih menarik dan tentu saja cara menggunakannya sangat mudah. Hanya perlu sedikit belajar dan membiasakan diri.

Penyegaran terhadap suatu aktivitas itu perlu, agar rasa bosan tak selalu mampir dan mengusik kenyamanan aktivitas tersebut.

triadicl.com

my soul mate

Secara keseluruhan saya cukup antusias mencoba tampilan editor dari Gutenberg ini, banyak hal-hal baru yang saya temui dan pelajari sehingga menulis di WordPress kini lebih menyenangkan.

Namun satu hal yang menurut saya kurang, yakni plugin yang biasa saya gunakan untuk mengubah jenis font secara instan kini tak berfungsi lagi. Tapi overall ini merupakan penyegaran yang positif dan semoga bisa lebih dikembangkan lagi. Selamat mencoba.

Menulis adalah caraku mengakrabkan diri dengan ingatan

triadicl.com

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE