Menikmati Suasana Pantai dan Kolam Renang Sekaligus di Topejawa

Kabupaten Takalar sejak dulu terkenal dengan wisata pantainya yang eksotis. Dari beberapa destinasi wisata yang cukup populer, Topejawa jadi salah satu tujuan objek wisata keluarga yang paling ramai khususnya saat hari libur.

Ini jadi kunjungan pertama saya di pantai yang punya panjang kurang lebih 74 Km, garis pantai sepanjang itu mencakup tiga objek wisata pesisir. Selain Topejawa dengan panjang pesisir 800 meter, ada juga wisata Pantai Galumbaya dan Pantai Ujungkassi. Yang paling populer tentu saja Topejawa yang sejak dulu bahkan saat usia saya masih remaja nama Topejawa sudah menjadi tujuan wisata favorit warga kota Makassar dan warga yang tinggal di daerah-daerah sekitaran Takalar.

Untuk sampai di desa Topejawa saya harus menempuh perjalanan kurang lebih 55 Km atau sekitar dua jam perjalanan darat dari kota Makassar, akses jalan yang belum terlalu mulus saat memasuki gerbang desa jadi tanda jika pengelolaan objek wisata ini belumlah maksimal. Nanti saat mendekati tempat wisata barulah jalan beraspal mulus menyapa mobil saya.

Ternyata Topejawa tak hanya menawarkan wisata pantai dengan pemandangan indah serta hamparan pasirnya yang coklat, kini Topejawa juga dilengkapi beragam fasilitas seperti tiga kolam renang yang masing-masing diperuntukkan untuk anak-anak, kolam untuk laki-laki, dan kolam khusus untuk wanita. Ya, wisata pantai Topejawa ini mengusung konsep islami. selain itu terdapat juga gazebo, kafe, taman bermain serta aula yang cukup besar yang juga difungsikan sebagai musala.

Karena bertepatan dengan hari libur jadi tak heran jika pengunjung yang datang pun membeludak, antrean penuh sesak memenuhi tempat penjualan tiket. Untuk harga tiket dibanderol Rp 50.000 per orang untuk dewasa sedangkan anak-anak dikenakan biaya Rp 25.000 per orang. Saya dan keluarga pun harus rela menempati gazebo di lantai dua karena semua gazebo yang ada di sekitar kolam sudah penuh. Oh, ya untuk harga sewa gazebonya dikenakan tarif Rp 30.000 per jam.

Sebagai tempat wisata keluarga, Topejawa memang jadi salah satu yang memanjakan pengunjung. Tak ada larangan membawa bekal dan perlengkapan tertentu, pengunjung bisa membawa makan, minuman, tikar, dan bahkan bisa bakar ikan atau barbeque-an di area tempat wisata. Namun tentu saja harus tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung lain.

Yang kurang dari tempat wisata Topejawa adalah ketersediaan air di toilet yang juga merangkap sebagai ruang ganti. Jadi pengunjung akan kesulitan membilas badan sehabis berenang atau ketika ingin buang air pun pengunjung harus membawa air dari keran yang ada di setiap gazebo. Selain itu letak gazebo di lantai dua masih dalam proses finishing, belum ada pagar pembatas di sisi-sisi bangunan sehingga sangat berbahaya untuk anak-anak.

Secara keseluruha wisata pantai Topejawa sangat cocok untuk keluarga yang ingin menikmati suasana pantai dan kolam renang sekaligus, selain itu tersedia penginapan bagi pengunjung yang datang dari luar kota dan ingin merasakan angin malam di pantai Topejawa.

Video liburan di Topejawa
Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE