Menikmati Aroma Kebun Teh Di Malino Highlands

Warga kota Makassar dan sekitarnya tentu tak asing dengan taman wisata alam Malino, Malino merupakan salah satu kelurahan yang terletak di kecamatan Tinggimoncong, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Setiap akhir pekan atau hari libur, Malino selalu dipadati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, sebagian besar wisatawan lokal yang berkunjung ke Malino adalah warga kota Makassar yang ingin merasakan suasana alam pegunungan yang dingin dan sejuk, hamparan udara yang alami dan segar jauh dari hingar-bingar deru kendaraan yang memadati jalan serta polusi udara yang kian akut di kota Makassar. Hanya butuh waktu kurang lebih 2 – 3 jam dengan jarak tempuh sekitar 90 KM dari kota Makassar menjadikan Malino sebagai tujuan wisata favorit warga kota Makassar.

Malino dikenal juga sebagai “Kota Bunga”, karena terletak di dataran tinggi Sulawesi Selatan dengan udara dingin khas pegunungan menjadikan berbagai jenis bunga dan tanaman hias tumbuh subur di kota yang dulu bernama “Kampung Lapparak” dalam bahasa Makassar berarti datar, karena hanya tempat itulah yang merupakan daerah datar di antara gunung-gungun yang berdirih kokoh. Pengunjung yang ingin ke Malino harus ekstra hati-hati karena akan melewati ruas jalan yang menanjak dan berkelok-kelok serta melintasi gunung dan lembah namun menyajikan pemandangan alam yang luar biasa. Tak hanya itu, Malino juga terkenal dengan hasil buah-buahan seperti stroberi, markisa, alpukat dan sayuran segar semisal kol, bawang, kentang semua bisa diperoleh dengan harga lebih murah.

Taman bunga menjadi tempat favorit wisatawan

Taman wisata alam Malino punya banyak tempat-tempat wisata yang sayang untuk dilewatkan, seperti air terjun Lembanna atau yang lebih dikenal dengan air terjun seribu tangga, air terjun Takapala, permandian Lembah Biru yang airnya sangat sejuk, hutan pohon pinus yang rimbun dan masih banyak lagi. Namun ada satu destinasi wisata di Malino yang wajib anda kunjungi, yaitu Malino Highlands. Sebelum menjadi Malino Hinglands, tempat tersebut hanya berupa perkebunan teh biasa, namun setelah dikelola oleh korporasi dan mengalami pembangunan dibeberapa bagian sehingga kebun teh seluas 900 hektar itu kini disulap menjadi tempat wisata yang lebih indah, nyaman dan semakin eksotik.

Sebelum memasuki area Malino Highlands, pengunjung wajib membayar tiket masuk dengan tarif untuk dewasa Rp 50 ribu per orang sedangkan anak-anak Rp 25 ribu per orang. Dengan tiket tersebut pengunjung sudah bisa menikmati pesona kebun teh yang hijau, mengunjungi air terjun dan melihat kebun binatang mini. Di sepanjang jalan yang berbatu, pengujung akan dimanjakan oleh pemandangan kebun teh yang tertata rapi di atas tanah yang berbukit-bukit. Pelankan laju kendaraan anda jika tak ingin kehilangan moment menghirup udara sejuk dan segar dari aroma daun teh yang tumbuh subur di sebelah kanan dan kiri jalan.

Area Malino Highlands
Jalan menuju puncak kebun teh

Ketika sampai di puncak perkebunan, pengunjung bisa berteduh di Cafe Green Peko sembari menikmati hamparan kebun teh yang tumbuh mengelilingi bangunan kafe yang sederhana dengan desain arsitektur futuristik. Di kafe tersebut, pengunjung bisa memilih beragam menu namun cobalah memesan teh hijau Malino (Malino green tea) yang bercita rasa unik dan khas serta beberapa menu makanan ringan yang akan membuat anda semakin nyaman merasakan hembusan angin pegunungan. Dijamin anda akan melupakan kepenatan rutinitas sehari-hari dan beban pikiran akibat pekerjaan kantor yang menguras energi dalam sekejap akan hilang.

Cafe Green Peko
Suasana di dalam kafe

Berada diketinggian 1.500 meter dari permukaan laut menjadikan Malino Hinglands sebagai tempat favorit bagi pengunjung yang hobi fotografi atau mereka yang suka menikmati pemandangan alam dari ketinggian. Panorama serba hijau di area pergunungan serta tanah yang berbukit-bukit menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk mengabadikan moment spesial mereka dalam bentuk foto dan video. Beragam view bisa anda jadikan background foto atau bagi anda yang sedang mencari lokasi untuk foto prawedding, Malino Hinglands bisa menjadi salah satu tempat pilihan anda.

Salah satu view di Cafe Green Peko

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE