Lomba Marching Band

Persiapan sebelum tampil

Setelah shalat Jumat, Adly ponakan saya sudah bersiap ke Trans Studio Makassar tempat diselenggarakan acara lomba amazing battle marching band and percussion. Pihak penyelenggara acara mengundang sekolah ponakan saya, Taman Kanak-Kanak Semen Tonasa II untuk menjadi salah satu peserta lomba tersebut karena Adly dan kawan-kawan pernah meraih juara marching band tingkat Taman Kanak-kanak se-kota Makassar. Pukul 14.00 Wita, saya dan ponakan sudah tiba di Trans Mall bersama eyang putri yang selalu setia menemani. Di sana sudah ada beberapa teman-teman sekolahan ponakan saya yang bersiap dengan costum ala China dan coretan spidol yang berbentuk kumis. Satu jam kemudian, rombongan dipersilahkan masuk ke dalam area Trans Studio Makassar.

Trans Studio Makassar

Sekilas tentang Trans Studio Makassar yang merupakan taman hiburan modern yang terletak di pusat kota dan kini menjadi ikon kota Anging Mammiri selain pantai Losari, hidangan kuliner laut yang khas serta deretan pulau-pulau nan eksotik dan menarik. Trans Studio Makassar yang digadang-gadang sebagai theme park indoor terbesar kedua di Indonesia setelah Trans Studio Bandung, di dalam area tersebut terdapat 21 wahana permainan dan beragam pertunjukan spektakuler yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Dengan luas yang mencapai 2,7 hektar dan menyajikan beragam pilihan bermain baik untuk anak-anak maupun untuk orang dewasa membuat siapa saja akan betah untuk berlama-lama di area Trans Studio Makassar.

Salah saru event yang diadakan oleh Trans Studio Makassar untuk memberi hiburan pada pengunjung dengan menyelenggarakan lomba marching band and percussion, lomba tersebut diikuti oleh peserta mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Pukul 16.00 Wita, perlombaan segera dimulai. Para dewan juri sudah mengambil tempat yang telah disediakan dan suara pemandu acara menggema membakar semangat para penonton agar lebih riuh memberi dukungan pada peserta. Grup marching band dari sekolah Taman Kanak-Kanak Semen Tonasa II tampil lebih dulu, dengan penuh semangat anak-anak berusia lima tahunan itu mempertontonkan kelihaian mereka menggebuk drum, memukul percussion hingga memeragakan beberapa atraksi yang disambut tepuk tangan yang meriah oleh penonton.

Dapat juara I

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE