Lebih Dekat Dengan Snapdragon 636 Prosesor Dari Zenfone Terbaru ASUS

Tahun ini Asus Siap menggelar event meriah untuk meresmikan generasi Zenfone terbaru berprosesor Snapdragon 636.

ASUS Indonesia sudah gencar memberi sinyal bahwa mereka akan meluncurkan generasi Zenfone terbaru khususnya Zenfone Max, smartphone yang dikenal dengan katahanan baterainya. Dalam pre-conference yang digelar 13 April 2018 lalu pihak Asus Indonesia mengisyarakan akan menggunakan chipset terbaru dari Qualcomm yakni Snapdragon 636.

Seperti yang ditegaskan Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia “Prosesor merupakan salah satu faktor utama yang menentukan saat calon pengguna memilih smartphone yang akan menjadi perangkat yang ia gunakan sehari-hari,” Katanya.

Sebagai pengguna seri Max yakni Zenfone 3 Max ZC553KL saya sangat puas setelah menggunakannya satu tahun ini, tak ada masalah berarti yang saya alami selama menggunakan Zenfone 3 Max dalam menunjang aktivitas saya sehari-hari. Jargon Max yang tersemat untuk menandakan kekuatan baterainya memang tangguh menemani aktivitas media sosial, fotografi, gaming, nonton video, hingga chatting seharian penuh bahkan lebih jika penggunaan standar.

 

Zenfone terbaru Asus dengan prosesor Snapdragon 636 digadang-gadang sebagai suksesor Snapdragon 625 yang lebih dulu populer. Varian Zenfone yang sebelumnya menggunakan Snapdragon 625 memang mendapat sambutan positif di pasar smartphone tanah air, seperti generasi Zenfone 3 yang hingga kini peminatnya masih cukup tinggi.

Sebagai prosesor baru, tentu banyak kelebihan yang ditawarkan Snapdragon 636 sehingga dianggap mampu menggantikan posisi Snapdragon 625 yang dulu hingga kini jadi primadona smartphone di kelas menengah selama kurang lebih dua tahun. Apa saja keunggulan yang dimiliki Snapdragon 636? berikut ulasannya.

Kinerja Powerfull dan Irit Komsumsi Daya

Otak dari smartphone tentu saja prosesor yang berfungsi menjalankan beragam fungsi sebuah ponsel cerdas, dengan prosesor andal tentu saja akan sangat mudah bagi smartphone tersebut menjalankan banyak perintah. Seperti melakukan multitasking, bermain game dengan grafis tinggi, atau memutar video dengan kualitas terbaik serta masih banyak lagi.

Salah satu alasan kenapa Snapdragon 625 dulu sangat populer dan jadi primadona vendor smartphone di kelas mid-end selain performanya yang cukup powerfull, juga sangat irit komsumsi daya. Maka tak heran jika Zenfone 3 ZE520KL hanya dibekali baterai 2600mAh saja, namun dalam sekali charger penuh bisa bertahan hidup seharian dengan pemakaian normal tentu saja.

Sebenarnya Snapdragon 625 masih cukup andal digunakan hingga saat ini khususnya di smartphone kelas menengah, namun dengan usia yang menginjak dua tahun dan semakin meningkatnya kebutuhan pengguna terhadap smartphone dengan performa tinggi namun komsumsi daya tetap irit membuat Qualcomm harus menyiapkan penerus yang lebih baik. Snapdragon 636 yang release Oktober tahun lalu memang diprediksi memulai debut pada quartal pertama 2018 ini.

Dilihat dari inti posesor, chipset Snapdragon 636 memiliki kelebihan dibanding pendahulunya yakni punya dua kelompok inti prosesor. Sama seperti prosesor yang digunakan smartphone kelas atas. Satu kelompok terdiri dari empat inti prosesor untuk mendukung performa tinggi based on arsitektur cortex A73 dan satu kelompok lagi terdiri dari empat inti untuk efisiensi daya cortex A53.

Jadi Snapdragon 636 terdiri dari delapan inti/octacore yang terbagi dalam dua kelompok/kluster yakni empat inti untuk performa dengan desain arsitektur A73 clock 1.8 GHz dan empat inti untuk efisiensi daya berbasis A57 dengan clock 1.6 GHz. Perpaduan dua kelompok tersebut tentu saja akan berpengaruh pada kinerja smartphone yang lebih mumpuni seperti bermain game berat, multitasking lebih lancar, dan perpindahan antar aplikasi lebih cepat.

Layar dan Grafis Lebih Optimal

Kemampuan prosesor juga berpengaruh pada kualitas layar khususnya besaran resolusi layar maksimal yang bisa digunakan oleh sebuah prosesor. Snapdragon 625 dibuat untuk mengakomodir kebutuhan layar smartphone dengan rasio 16:9, sedangkan Snapdragon 636 sudah mendukung rasio layar kekinian FHD+ 18:9. Jadi bisa dipastikan generasi Zenfone terbaru nanti menggunakan rasio layar yang sedang tren sekarang ini, rasio memanjang dengan penampang layar yang luas namun cukup ideal saat digenggam.

 

Saat bermain game, browsing, atau menjalankan aplikasi tentu sangat bergantung pada kemampuan GPU (Graphic Processing Unit) atau chip grafis. Snapdragon 636 dibekali GPU lebih tinggi yakni Adreno 509 yang sebelumnya hanya Adreno 506 pada Snapdragon 625. Meski peningkatan GPU-nya tak terlalu signifikan namun jika diuji menggunakan benchmark AnTuTu maka terlihat perbedaan skor yang cukup besar.

Selain itu dengan Adreno 509 pada Snapdragon 636 juga mendukung fitur slow motion hingga FHD 1080 @120 fps pada kemampuan kamera dan bisa merekam hingga kualitas 4K @30 fps. Kita tunggu saja apakah Zenfone terbaru Asus nanti punya fitur keren seperti di Samsung Galaxy S9?

Hasil Foto Lebih Oke

Kualitas kamera smartphone tak hanya berkutat pada jenis optik dan sensor, ada peran ISP (Image Signal Processor) yang tak kalah penting untuk menerjemahkan spektrum warna yang ditangkap oleh sensor kamera menjadi gambar utuh yang bisa kita lihat. ISP ini menjadi salah satu senjata andalah dari System on Chip (SoC) Snapdragon yang selalu dibanggakan Qualcomm. ISP pada Snapdragon 636 memiliki dual 14bit ISP yang disebut Spectra 160. Dual ISP ini lebih optimal bekerja dengan dual camera, apakah Zenfone terbaru Asus nanti dibekali set up dual kamera? Patut dinanti seperti apa wujud kameranya.

ISP buatan Qualcomm ini punya fitur khusus agar kamera bisa bekerja lebih baik terutama dalam menghasilkan efek bokeh, termasuk juga kemampuan menghasilkan gambar dalam kondisi low-light. Selain itu untuk shutter speed, auto focus, EIS juga bisa dikontrol oleh ISP dari Snapdragon 636. Untuk kualitas kamera, Asus sudah dikenal dengan hasil kameranya yang mumpuni, didukung teknologi PixelMaster yang mampu menghasilkan foto terbaik apalagi berjalan pada prosesor Snapdragon 636 tentu perpaduan yang komplit.

*****

Kehadiran Snapdragon 636 patut menjadi perhatian pengguna smartphone tanah air, banyak hal yang ditawarkan prosesor anyar buatan Qualcomm tersebut. Dan yang pasti punya banyak keunggulan dibanding pendahulunya yang lebih dulu populer yakni Snapdragon 625.

Kebutuhan pengguna smartphone untuk menjalankan game-game dengan grafis tinggi serta pengalaman menikmati konten hiburan pada perangkat smartphone yang terus meningkat, membuat keinginan memiliki ponsel dengan performa terbaik namun hemat komsumsi daya menjadi hal yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Semoga hal tersebut mampu dipenuhi Asus pada produk terbarunya nanti. Kita tunggu saja 23 April 2018.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE