Kunjungan Perdana Pangeran Kecil Ke Kecamatan Camba

03.-Medan-jalan-sepanjang-poros-Camba-1024x576

Jalan poros menuju kecamatan Camba

Tak terasa sudah mendekati bulan ramadhan, seperti kebiasaan di tahun-tahun sebelumnya menjelang bulan puasa sebagian orang rutin melakukan ziarah kubur ke makam orangtua, anak, dan anggota keluarga lainnya. Tahun ini saya pun melakukan hal yang sama di kampung halaman sang istri letaknya di kecamatan Camba yang masih merupakan bagian dari kabupaten Maros, provinsi Sulawesi Selatan.

Camba merupakan kawasan dataran sedang yang beriklim sejuk, saat hujan daerah yang berada kurang lebih 340 mdpl tersebut akan diselimuti embun sehingga pengguna jalan harus ekstra waspada saat mengitari jalannya yang berkelok-kelok. Jarak tempuh dari kota Makassar sekitar 87 kilometer atau dua hingga tiga jam perjalanan tergantung dari padat atau tidaknya arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Kunjungan saya kali ini selain bersama istri juga ikut serta pangeran kecil, Evan yang kini genap berusia enam bulan. Ini kali pertama ia mengunjungi kampung halaman ibunya sekaligus bertemu dan bersilaturrahim dengan keluarga besar yang ada di sana.

Pengalaman mengajak batita berkendara lumayan jauh tentu harus dimulai dengan meyiapkan segala kebutuhan si bayi agar senang dan nyaman selama berada di perjalanan. Berhubung Evan masih diberikan ASI eksklusif dan MPASI hanya sekali dalam sehari sehingga kebutuhan yang harus disiapkan tak terlalu banyak. Agenda kunjungan kali ini pun hanya ziarah kubur dan ikut meramaikan arisan keluarga jadi waktu sehari sudah cukup untuk mengakomodir semua kegiatan tersebut.

Hal terpenting yang harus diperhatikan agar si bayi merasa nyaman selama berada di perjalanan adalah menyiapkan tempat duduk khusus bayi atau carseat, namun duduk dalam waktu yang lama tentu akan membuat bayi bosan dan tak nyaman apalagi untuk bayi berusia enam bulan yang belum mahir duduk sendiri. Ia akan lebih senang berbaring dan tengkurap sekaligus bermain dengan space yang lebih lapang.

Jadi solusinya saya membawa kasur ukuran kecil yang bisa diletakkan di atas jok mobil. Selain digunakan untuk berbaring dan berguling-guling tentu saja kasur tersebut sangat berguna ketika si bayi tidur di banding harus duduk dan tidur di atas carseat.

1464579049143

Posisi enak Evan

Selama perjalanan Evan cukup nyaman merebah dan bermain di atas kasur kecil itu, dan ibunya pun tak perlu repot-repot menggendong dan memangkunya entah saat ia tidur ataupun saat ia terjaga. Cukup didampingi dan diawasi selama berada di perjalanan, berkendara dalam waktu lama pun tak menjadi masalah untuk si bayi.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE