Kisah Ayah ASI Dan Manfaatnya Untuk Ibu Menyusui

P_20151212_100137_HDR

Bersama istri dan anak tercinta

Kisah tentang ayah ASI di kalangan suami-suami masa kini atau bagaimana cerita seorang suami dalam mendukung pemberian ASI eksklusif pada bayi memang kalah populer jika dibandingkan cerita sepakbola, otomotif, atau perkembangan gadget terbaru yang membuat para lelaki yang hobi dengan topik tersebut seakan tak pernah kehabisan bahan obrolan ketika berkumpul atau bertemu di sebuah acara.

Namun memang segala cerita tentang ASI identik dengan kaum hawa atau ibu-ibu yang dalam masa menyusui, beragam problematika proses pemberian ASI eksklusif selalu menarik untuk disimak. Sebagai seorang ayah yang baru pertama kali punya anak, mendengar keluh kesah istri yang galau saat pertama kali memberi ASI, usahanya menjaga semangat agar ASI-nya selalu ada, atau kiat-kiatnya untuk tetap memberi ASI meski di tengah kesibukan kerja sudah menjadi hal yang biasa buat saya.

Sedikit demi sedikit saya tahu tentang pentingnya memberi ASI eksklusif bagi tumbuh kembang bayi dibanding susu formula, begitu banyak manfaat yang didapat oleh sang bayi dan ibunya ketika berusaha untuk terus memberi ASI eksklusif dimulai sejak lahir hingga berumur dua tahun.

Dan usaha tersebut memang tak mudah sehingga peran suami sangat penting untuk menjaga semangat istri agar terus memberi ASI eksklusif, terlebih lagi untuk menyemarakkan Pekan ASI Dunia (World BreastFeeding Week) yang berlangsung dari tanggal 1 – 7 Agustus, sudah saatnya informasi tentang pentingnya memberi ASI eksklusif sebagai sumber gizi pertama dan terbaik untuk bayi harus terus digalakkan.

Beragam Manfaat ASI

10-Keunggulan-Asi-dibanding-Susu-Formula

Sumber : (http://seputarsehat.com)

Setelah tahu apa saja manfaat ASI bagi si bayi, saya pun mendukung penuh sang istri untuk memberikan ASI eksklusif dan bertekad menjadi ayah ASI. Apa saja manfaat lain ASI bagi si bayi?

Menurut Wied Harry Apriadji pakar gizi dan kuliner dalam bukunya “Makanan Bayi Sehat Alami” bahwa dalam ASI terkandung kadar DHA (docosahexaenoic acid, asam dokosa-heksaenoat) yang merupakan unsur penting untuk menunjang tumbuh kembang jaringan otak bayi. Melindungi fungsi otak yang tentu saja berdampak pada tingkat kecerdasan, semakin sering bayi mendapatkan ASI maka kadar DHA-nya semakin tinggi.

ASI juga dilengkapi tiga enzim yang menjadikan ASI sebagai makanan sehingga nutrisi yang terkandung di dalamnya mudah dicerna dan diserap tubuh, enzim tersebut adalah enzim amylase yakni enzim yang membantu mencerna kandungan karbohidrat dalam ASI, lalu ada enzim protease yang berguna untuk membantu mencerna protein, dan terakhir ada enzim laktase untuk membantu mencerna lemak. Ketiga enzim tersebut juga memudahkan kerja system pencernaan bayi.

Selain itu, pemberian ASI eksklusif akan menciptakan anti bodi lebih kuat sehingga anak tak mudah terserang penyakit. Dan itu sudah terbukti, alhamdulillah selama delapan bulan diberikan ASI anak saya hanya sekali terkena flu ringan namun itu tak berlangsung lama, kondisi kesehatan anak saya pun kembali normal.

Dan yang terpenting dari pemberian ASI yakni kedekatan batin antara ibu dan anak, saat menyusui interaksi antara ibu dan anak akan menciptakan suasana hangat dan ketenangan jiwa yang berdampak pada ikatan emosional keduanya menjadi lebih erat. Sehingga tak heran jika seorang anak akan menangis saat jauh dari ibunya dibandingkan jauh dari ayahnya.

Itu baru secuil dari manfaat ASI, masih banyak lagi keuntungan memberi ASI eksklusif pada si bayi ataupun untuk ibunya sendiri baik dari segi mental, psikis, dan ekonomi. Jadi jangan ragu untuk memberikan ASI untuk si bayi.

Pengalaman Menjadi Ayah ASI

Surga memang layak berada di bawah kaki ibu, melihat perjuangan istri mulai dari menjaga kehamilan hingga tiba saatnya melahirkan lalu kemudian merawatnya hingga tumbuh menjadi anak yang sesuai harapan merupakan bukti nyata yang tak bisa terbantahkan. Saya bersyukur memiliki istri yang kuat dan pantang menyerah dalam usahanya memberi ASI eksklusif pada anak, dan saya selalu mendukung serta menyemangati setiap usahanya untuk terus menyusui si jabang bayi.

Perjuangan memberi ASI untuk si bayi bermula saat anak kami terlahir lewat operasi cesar, konon katanya wanita yang melahirkan dengan jalan operasi akan lebih sulit memberi ASI dibanding wanita yang melahirkan secara normal. Setelah operasi berjalan lancar istri saya berusaha untuk menyusui si bayi namun selalu gagal karena ASI-nya tidak keluar, mungkin itu akibat obat bius yang diberikan sebelum operasi.

Istri saya tak menyerah dan terus mencoba, selang beberapa hari alhamdulillah ASI-nya keluar meski dengan volume yang sedikit. Kemudian permasalahan selanjutnya sang bayi selalu menolak saat diberi ASI, dan menurut suster puting susu istri saya tenggelam sehingga si bayi enggan menyusui.

Suster pun memberi alat berupa nipple puller atau alat suntik yang dimodifikasi untuk menghisap puting susu, cara membuatnya pun mudah. Pertama, lepaskan penyedot dari tabung suntikan, kedua, potong ujung bagian depan menggunakan pisau atau cutter, ketiga, pasang kembali penyedot dari depan atau dari bagian yang telah dipotong.

Suntikan ini bisa digunakan untuk menyedot puting susu yang tenggelam, lakukan antara 30 detik hingga 1 menit. Memang agak sakit dan saya kadang membantu istri ketika puting susunya tenggelam saat ingin menyusui karena memang sangat sulit jika dilakukan seorang diri.

nipple-puller-potong-tile

contoh nipple puller buatan sendiri (sumber: http://asibayi.com)

Akhirnya si bayi mau menyusui meski di awal perlu usaha ekstra untuk memperkenalkan puting susu pada si bayi. Dan memang volume ASI pasca melahirkan lebih sedikit namun jika si ibu menyusui si bayi dengan rutin dan ditunjang dengan konsumsi makanan yang mampu meningkatkan jumlah volume ASI maka kebutuhan bayi akan selalu terpenuhi.

*****

Pemberian ASI eksklusif harus diawali dengan kemauan dan tekad yang kuat, juga dukungan dari orang-orang terdekat. Saya pun menyadari hal itu, menjadi ayah ASI tak hanya sekadar menyemangati kala istri menyusui si bayi namun juga membantu memberikan info-info penting seputar ASI yang bermanfaat bagi ibu dan anak. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar niat dan semangat untuk memberi ASI pada anak tak berhenti di tengah jalan.

Dengan mengetahui manfaat memberikan ASI eksklusif pada bayi diharapkan jumlah ibu-ibu menyusui semakin banyak sehingga melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang tak hanya tangguh, cerdas, dan berkualitas namun juga sehat. Selamat memperingati Pekan ASI Dunia, Let support mother and children to more intelligent by giving breastfeeding exclusive.

world-breastfeeding-week-2016-Dunia-Biza

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE