Kado Perpisahan Terindah untuk IL Capitano JZ4 Ever

Skuat Inter vs Lazio (Sumber: inter.it)

Kemenangan 4-1 yang diraih Inter saat menjamu Lazio di stadion Giuseppe Meazza menjadi kado perpisahan yang spesial untuk sang kapten Javier Aldemar Zanetti. Pertandingan tersebut menjadi laga penutup karir Il Capitano di rumah sendiri dan di depan puluhan ribu suporter yang memadati stadion kebanggaan Interisti di kota Milan. Kubu Nerazzurri menjadikan partai kontra Lazio sebagai laga penghormatan untuk sang legenda sebelum menyatakan gantung sepatu di akhir musim ini. Sejatinya kubu tuan rumah masih menyisakan satu laga terakhir Serie A pada pekan depan saat Palacio dan kawan-kawan bertandang ke markas Chievo.

Sebelum pertandingan Inter melawan Lazio digelar, seisi stadion sudah terdengar riuh oleh yel-yel penyemangat untuk Javier Zanetti dan seluruh punggawa Biru Hitam, banner-banner raksasa yang bertuliskan kata-kata dukungan terbentang seantero stadion menjadikan suasana begitu mengharu biru. Laga emosional sang kapten untuk menuntaskan pengabdiannya selama 19 tahun dalam balutan seragam Biru Hitam, Zanetti menyatakan siap pensiun di usia yang genap 40 tahun. Sebuah pembuktian loyalitas tanpa batas ditunjukkan oleh pemain asal Argentina itu yang telah membukukan 856 penampilan bersama Nerazzurri.

Saat kedua tim memasuki lapangan, banyak kalangan terkejut ketika melihat starting line-up yang diturunkan oleh allenatore Walter Mazzarri. Tak ada nama Javier Zanetti di daftar line-up pemain, padahal laga tersebut merupakan penampilan terakhir sang kapten di rumah sendiri. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat Interisti untuk terus memberi dukungan pada I Pupi dan kawan-kawan agar tampil maksimal di laga itu. Walter Mazarri sengaja tak menurunkan Zanetti sejak menit awal mengingat di laga itu Inter butuh pemain yang berada pada performa terbaik untuk meraih kemenangan dan memastikan satu tempat berlaga di Eropa musim depan.

Il Capitano tetap memberi semangat dari pinggir lapangan

Meski tak memulai laga sebagai starter, Zanetti tetap memberikan suntikan semangat bagi rekan-rekannya dari pinggir lapangan. Sempat tertinggal lebih dulu oleh gol cepat Biava di menit ke-2, Inter segera merespon dengan gol Rodrigo Palacio 7 menit berselang setelah memanfaatkan umpan terukur Mateo Kovacic. Pemain Inter yang terlibat dalam proses gol tersebut melakukan selebrasi dengan berlari menuju banch dan memeluk Zanetti yang sejak awal pertandingan menyemangati mereka. 30 menit kemudian tepatnya pada menit 37, sepakan keras Mauro Icardi di pojok kanan bawah tak mampu dibendung Berisha lagi-lagi assist dari Kovacic membuat Nerazzurri unggul 2-1. Palacio mencetak gol keduanya pada laga itu setelah memanfaatkan umpan silang dari Yuto Nagatomo di sisi kanan petahanan Lazio, hingga peluit panjang babak pertama dibunyikan armada La Beneamata sudah unggul 3-1 atas Biacocelesti.

Mauro Icardi melakukan selebrasi gol bersama Javier Zanetti

Di babak kedua, seisi stadion seketika bergemuruh. Javier Zanetti sudah bersiap di tepi lapangan untuk menggantikan Jonathan pada menit 52. Seluruh suporter memberikan standing applause yang meriah untuk Il Trattore, sungguh moment yang tak terlupakan bagi Interisti di penjuru dunia yang menyaksikan legenda hidup mereka beraksi untuk yang terakhir kali di atas rumput Meazza dan ditonton oleh jutaan pasang mata yang melihat sang kapten mengenakan jersey kebanggaan Inter sebelum resmi pensiun. Performa Zanetti dalam mengawal sisi kanan pertahanan Inter terlihat masih prima, sesekali ia mempertunjukkan skill men-drible bola hingga ke area pertahanan lawan yang merupakan ciri khas seorang Zanetti, dengan stamina dan skill di atas rata-rata menjadikan Il Capitano sebagai salah satu fullback kanan handal yang pernah dimiliki Inter.

Satu gol yang dilesakkan Hernanes di menit-menit akhir babak kedua menyempurnakan kemenangan Inter 4-1 atas Lazio dan raihan tiga angkat tersebut menjadi kado perpisahan yang indah sekaligus memastikan satu tiket bagi Il Biscione berlaga di liga Europa musim depan. Setelah peluit panjang babak kedua dibunyikan, para official dan suporter larut dalam suasana haru. Bahkan pada saat pertandingan memasuki masa injury time, seorang fans Inter nekat masuk ke dalam lapangan hanya untuk memeluk Zanetti. Fans tersebut mengisyaratkan agar sang kapten tetap melanjutkan karir sebagai pemain, fans seakan tak rela jika kapten yang mereka cintai pensiun di akhir musim ini.

Massimo Moratti dan Javier Zanetti

Usai pertandingan, Presiden Kehormatan Inter, Massimo Moratti dan Presiden Erick Thohir menyambut Zanetti di pinggir lapangan. Pelukan hangat mereka menjadikan suasana haru seketika menyeruak ke seluruh stadion. Massimo Moratti punya peran penting pada karir sang kapten, Zanetti menjadi pembelian pertama Moratti di awal kepemimpinannya sebagai Presiden Inter pada tahun 1995. Sejak saat itu Javier Zanetti mendedikasikan hidupnya untuk La Beneamata, bahkan ketika Inter terpuruk I Pupi masih setia membela panji kebesaran Biru Hitam tanpa pernah berfikir untuk berganti klub. Saat karirnya mulai menanjak dan peluang hijrah ke klub sekelas Real Madrid terbuka lebar, Sang kapten tak sungkan untuk menolak demi kecintaan dan kesetiaannya pada Internazionale.

Hanya ada seorang Il Capitano

Selama hampir dua dekade pengabdian sang legenda dan 15 tahun menyandang ban kapten La Beneamata, total sudah 16 trofi ia persembahkan untuk Inter. Puncak kesuksesan Javier Zanetti sebagai kapten ketika ia mengantarkan Inter meraih Treble Winner pada musim 2009/2010, sebuah pencapaian yang sangat fantastis bagi seorang kapten yang saat itu berusia 37 tahun dan masih banyak lagi rekor-rekor yang tercipta kala itu salah satunya menjadikan Inter sebagai satu-satunya klub Italia yang berhasil menjuarai tiga kompetisi bergengsi dalam satu musim. Selepas pensiun, Il Capitano tak akan meninggalkan Inter karena Presiden Erick Thohir sudah menyiapkan jabatan Direktur Olahraga untuk sang legenda. Javier Zanetti bukti sebuah dedikasi dan loyalitas sejati untuk Internazionale, grazie JZ4 Ever.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE