Inter Vs Milan, La Beneamata Tanpa Ultras Di Tribun Utara

Pekan ini giornata 17 lanjutan Serie A kembali menghadirkan laga sengit dua tim sekota atau dikenal dengan Derby della Madonnina jilid pertama di musim 2013/2014. Inter yang pekan lalu ditekuk Napoli 4-2 akan menjamu saudara tuanya AC Milan yang pekan lalu bermain imbang 2-2 dengan AS Roma. Di tabel klasemen sementara posisi Inter masih tertahan di peringkat lima dengan raihan 28 poin lebih baik dibanding Milan yang berkutat di posisi sepuluh dengan 19 poin, kemenangan menjadi harga mati bagi masing-masing tim terlebih untuk Inter agar tetap bisa bersaing memperebutkan posisi tiga zona terakhir untuk mendapatkan tiket Liga Champions.

Performa kedua tim dalam beberapa pekan ini menunjukkan tren menurun, Inter yang belum merasakan kemenangan di empat laga terakhir Serie A tentu akan berusaha bangkit dan mengakhiri paceklik kemenangan dihadapan pendukungnya sendiri. Namun perjuangan Nerazzurri akan terasa lebih berat karena tanpa dukungan Ultras fans fanatik mereka yang biasa menempati tribun utara (Curva Nord), tribun itu akan ditutup sebagai bentuk hukuman dari FIGC (PSSI-nya Italia) atas yel-yel rasial terhadap pendukung Napoli ketika Inter berlaga di stadion San Paolo markas Napoli pekan lalu. Tentu ini menjadi kerugian besar bagi Inter terlebih saat Inter menjadi tuan rumah dan sedang memburu kemenangan.

Milan pun bertandang ke Giuseppe Meazza dengan modal penampilan yang pas-pasan, menang sekali dari delapan pertandingan terakhir di Serie A. Setelah ditahan imbang oleh Roma meski sempat tertinggal dua gol menjadi pelecut semangat bagi pasukan Massimiliano Allegri untuk tampil lebih baik lagi, Milan tentu ingin memperbaiki posisi di tabel peringkat dengan meraih poin penuh kala bertemu dengan Inter. Derby della Madonnina selalu menyajikan laga yang menarik, perseteruan dua tim kota Milan yang selalu sengit dan penuh drama adalah bumbu penyedap laga bagi fans-fans kedua tim, tapi untuk pertemuan kali ini laga Inter kontra Milan akan terasa hambar tanpa kehadiran Ultras Inter yang selalu setia membakar semangat tim kala bertanding.

Kemenangan Il Biscione atas Milan akan menjadi kado istimewa untuk presiden baru Inter, Erick Thohir dipenghujung tahun 2013 ini. Setelah menguasai 70% saham mayoritas Inter Milan dan didaulat menjadi presiden Inter menggantikan Massimo Moratti yang berkuasa selama 18 tahun, penampilan Inter masih jauh dari kata memuaskan. Bahkan kekesalan presiden Erick Thohir tampak ketika Inter digebuk Napoli 4-2, penampilan skuad Walter Mazzarri kala itu memang jauh dari performa terbaik. Namun presiden Erick Thohir tetap mengapresiasi perjuangan tim dan memberi semangat agar meraih hasil maksimal di laga selanjutnya. Kini La Beneamata punya kesempatan untuk bangkit tentu dengan mengalahkan Milan di Giuseppe Meazza, meski tanpa dukungan fans fanatik Inter diyakini akan mampu menjinakkan perlawan tim tamu.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE