Inter Vs Lazio, Laga Penutup Il Capitano Di Meazza

Pekan lalu, Inter harus menunda misi mengamankan satu tiket Liga Europa setelah menyerah 1-0 dari rival sekota AC Milan dalam Derby Della Madonnina di San Siro. Dengan hasil tersebut, posisi Nerazzurri di tabel klasemen masih tertahan di peringkat lima dan membuat persaingan di zona liga Europa musim depan kian sengit dengan melibatkan enam tim, Inter di peringkat lima dengan koleksi 57 poin lalu menguntit Torino (55 poin), Parma (54 poin), AC Milan (54 poin), Verona (53 poin) dan Lazio (53 poin) yang sama-sama masih berpeluang meraih dua tiket yang tersisa. Meski Inter berada di pole potition untuk mengamankan satu tempat di zona Eropa namun jarak poin kelima tim di bawahnya yang tak terpaut jauh membuat posisi La Beneamata belum sepenuhnya aman.

Giornata 37 pekan ini akan mempertemukan Inter dan Lazio dalam lanjutan Serie A di stadion Giuseppe Meazza. Dua tim yang sama-sama menyimpan asa untuk berlaga di kompetisi Eropa musim depan tentu akan bermain menyerang demi memetik tiga angka dan memuluskan langkah mereka ke Eropa. Performa kubu tuan rumah sedang goyah setelah pekan lalu Rodrigo Palacio dan kawan-kawan ditekuk musuh bebuyutan AC Milan dengan skor 1-0, kekalahan yang wajar mengingat pada laga itu permainan Inter memang tak memuaskan.

Skuat arahan Walter Mazzarri tak mampu keluar dari tekanan tuan rumah yang tampil dominan, bahkan pemain Inter tak mencatatkan jumlah tendangan ke gawang. Bandingkan dengan Milan yang melesakkan empat shot on goal dan menghasilkan sebiji gol, tandukan N. De Jong menit 65 yang memanfaatkan set piece dari Mario Ballotelli tak mampu dihalau kiper Samir Handanovic. Kekalahan Il Biscione atas rival sekota AC Milan seharusnya bisa dimanfaatkan Lazio untuk memangkas jarak poin dari Inter jika mampu menang kala menjamu Hellas Verona pekan lalu, namun hasil imbang 3-3 yang diraih Biancocelesti membuat mereka tak beranjak dari posisi 10 tangga klasemen Serie A.

Duel Inter kontra Lazio akan menjadi laga emosional untuk sang kapten Javier Zanetti, Diego Milito dan Walter Samuel yang memutuskan gantung sepatu di akhir musim. Khusus untuk Il Capitano, meski pekan lalu melewatkan Derby terakhirnya namun Il Pupi tetap optimis jika timnya mampu meraih kemenangan atas Lazio di depan puluhan ribu suporter yang memadati stadion Giuseppe Meazza. Mengenakan seragam Biru Hitam sejak tahun 1995, Javier Zanetti menjelma menjadi sosok tangguh di lini belakang Nerazzurri, puncaknya pada tahun 2010 ketika sang kapten mengantar Inter meraih Treble Winner di bawah komando Jose Mourinho. Setelah resmi pensiun, Zanetti akan tetap berada di Inter, Presiden Erick Thohir sudah menyiapkan jabatan Direktur olahraga untuk sang legenda yang genap berusia 40 tahun.

Skuat Inter saat menjuarai Liga Champions 2010

Jika Inter mampu meredam perlawanan Lazio dan meraih kemenangan di kandang tentu akan menjadi kado perpisahan yang manis buat ketiga legenda hidup Inter dan memperbesar kans finish di zona Eropa. Namun bermain di kandang sendiri tak membuat La Beneamata berada di atas angin, kerap tampil kurang maksimal membuat performa Inter masih jauh dari memuaskan. Allenatore, Walter Mazzarri patut waspada ketika menjamu Lazio yang akan tampil offensif membuat pertandingan bakal berlangsung sengit sejak menit awal. Cambiasso dan kawan-kawan jangan sampai imbang atau kalah jika tak ingin kans Inter finish di zona Eropa buyar dan kembali puas berlaga di kompetisi lokal dua musim berturut-turut.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE