Inter is Back, Para Rival Waspadalah!

294597-900

Selebrasi Jeison Murillo (inter.it)

Kemenangan Inter 3-2 atas Bologna merupakan kemenangan ketujuh beruntun di semua kompetisi, sekaligus memberi sinyal pada rival agar waspada. Inter is back.

Pencapaian tersebut menjadi catatan spesial bagi skuat Biru Hitam sejak November 2012 yang saat itu kerap tampil inkonsisten dan berujung pada posisi Inter di akhir musim yang jauh dari tiga besar serta absen di Liga Champions. Harapan Interisti untuk melihat tim kesayangannya meraih hasil lebih baik di akhir musim kini mulai tampak, setidaknya dengan performa Nerazzurri yang kini lebih konsisten dan mulai akrab dengan kemenangan.

Meski kemenangan demi kemenangan tak diraih dengan mudah namun yang terpenting mental bertanding dengan semangat juang tinggi dan pantang menyerah mulai mengakar di dalam diri penggawa Inter. Di dua laga terakhir Serie A saat menghadapi Udinese dan Chievo meski tertinggal lebih dulu penampilan Icardi dkk tetap impresif dan tampil ngotot, hasilnya Inter sukses membalikkan keadaan dan mengamankan enam angka.

Saat menaklukkan Bologna di ajang Coppa Italia subuh hari tadi, mental juara Inter kembali terlihat. Meski tampil dengan sebagian pemain lapis kedua dan sempat unggul dua gol lewat aksi Jeison Murillo dan Rodrigo Palacio hingga babak pertama usai, performa Inter justru menurun di babak kedua sehingga Bologna mampu menyamakan skor jadi 2-2 berkat gol Blerim Dzemaili dan Godfred Donsah.

Hingga wasit meniup peluit akhir babak kedua skor imbang 2-2 tetap bertahan dan laga pun dilanjutkan dengan extra time 2 X 15 menit. Antonio Candreva akhirnya jadi pahlawan kemenangan Inter berkat golnya di menit 98 setelah memanfaatkan umpan cantik dari Mauro Icardi.

Mental seperti ini yang dirindukan seluruh Interisti saat melihat tim kesayangannya berlaga dan berada dalam tekanan lawan, bukannya malah mengendurkan serangan dan seolah kehilangan akal untuk sekadar menyamakan skor. Skuat asuhan Stefano Pioli kini menjelma sebagai tim yang tak kenal lelah menyerang, menyerang, dan terus menyerang.

Rentetan tujuh kemenangan beruntun menjadi bukti sahih bahwa sekarang Inter berada di jalur yang benar, jalur persaingan juara meski masih butuh waktu untuk membuktikannya setidaknya dengan raihan scudetto atau minimal peringkat tiga agar tiket Liga Champions tak lagi lepas dalam genggaman. Melihat performa Inter yang sejauh ini begitu impresif membuat para rival patut waspada, Inter kini bukan yang dulu lagi. Berkat polesan tangan dingin Pioli yang mampu mengubah mental bertanding Gabigol dkk yang dulunya lemas kini menjadi ganas. Forza Inter.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE