Grazie Eroe Nerazzurri

Liga Italia Serie A musim 2013/2014 resmi berakhir dan menasbihkan Juventus sebagai jawara Serie A untuk ketiga kali secara berturut-turut, bahkan di saat kompetisi liga tertinggi di Italia itu masih menyisakan dua laga menjelang tutup musim. Posisi runner-up ditempati oleh AS Roma, sebuah lonjakan performa yang sangat drastis mengingat musim lalu tim Serigala Roma finish di peringkat enam klasemen. Di urutan ketiga ada Napoli, meski secara peringkat tim besutan Rafa Benitez turun satu tingkat dibanding musim lalu namun penampilan Napoli musim ini cukup konsisten bertahan di papan atas bahkan sempat menjadi pesaing Juventus memperebutkan scudetto. Ketiga tim tersebut berhak mewakili Italia di Uefa Champion League (UCL) musim depan.

Peringkat empat menjadi milik Fiorentina, posisi La Viola di akhir kompetisi sama seperti musim lalu tapi bedanya musim ini peringkat empat dan lima hanya kebagian jatah tiket Liga Europa. Di bawah Fiorentina bercokol Inter di urutan lima dan Parma di peringkat enam. ketiga tim tersebut akan menjadi wakil Italia untuk berlaga di Liga Europa musim depan. Sejatinya hanya peringkat empat dan lima yang berhak atas tiket Liga Europa namun Parma mendapat “hadiah” dari jatah Coppa Italia, tiket ke Liga Europa lewat jalur Coppa Italia tak berlaku setelah Napoli yang jadi juara dan Fiorentina yang merupakan runner-up sudah lolos ke kompetisi Eropa lewat posisi mereka di klasemen.

Skuat Inter vs Chievo Giornata ke-38

Inter akan kembali tampil di Eropa setelah mengalami periode mengecewakan musim lalu dan finish di posisi sembilan. Musim ini meski performa Nerazzurri belum bisa dikatakan maksimal namun penampilan Rodrigo Palacio dan kawan-kawan perlahan mulai membaik di bawah polesan tangan dingin allenatore, Walter Mazzarri. La beneamata mampu finish di peringkat lima dan mengamankan satu tiket untuk berlaga di Liga Europa, hasil tersebut sesuai dengan keinginan sang Presiden Erick Thohir agar musim depan Inter tak hanya bersaing di kompetisi lokal namun mampu berbicara banyak di pentas Eropa.

Laga penutup skuat Biru Hitam berakhir dengan kekalahan 2-1 dari Chievo, namun hasil tersebut tak berpengaruh pada posisi Nerazzurri di tangga klasemen Serie A. Pekan lalu partai Inter kontra Lazio di Giuseppe Meazza adalah laga perpisahan bagi sang kapten Javier Zanetti (40) yang akan pensiun akhir musim, kini giliran trio Argentina yakni Diego Milito (34), Esteban Cambiasso (33) dan Walter Samuel (36) yang menjadikan laga Chievo kontra Inter sebagai laga perpisahan bagi seluruh tifosi La Beneamata. Mereka adalah legenda hidup Inter yang telah membawa Il Biscione berjaya dengan raihan gelar demi gelar, mereka adalah pejuang Biru Hitam yang memberikan segalanya untuk La Beneamata dan nama mereka akan terukir dalam sejarah indah Nerazzurri.

Selamat jalan para legenda Nerazzurri

Kontrak ketiga pemain yang membawa Inter meraih treble winners di tahun 2010 lalu itu resmi berakhir musim ini dan pihak manajemen Inter tak memperpanjang kontrak meraka. Nerazzurri akan melakukan peremajaan skuat agar bisa bersaing dengan tim-tim lain di musim depan, seperti yang telah dikatakan oleh Presiden Thohir bahwa pembinaan pemain-pemain muda akan lebih diutamakan dan memberi mereka kesempatan tampil lebih banyak. Itulah alasan sehingga pihak manajemen Inter tak melanjutkan kontrak para pemain veteran tersebut, semoga langkah Inter dengan meremajakan skuat agar bisa lebih kompetitif bersaing dengan para rival dapat memberi hasil yang positif dan berujung raihan gelar demi gelar. Forza Internazionale.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE