Godaan Ramadan Tahun Ini

copa-america-euro-2016

image by http://worldsoccertalk.com

Bagi pencinta sepakbola, Ramadan tahun ini menjadi lebih semarak dengan digelarnya dua ajang turnamen akbar yakni Copa America dan Piala Eropa 2016. Dua turnamen empat tahunan tersebut selain untuk mengisi jeda kompetisi liga yang telah berakhir juga sebagai ajang unjuk kemampuan para pemain untuk meningkatkan level permainan, dan meningkatkan nilai jual andai pemain tersebut masuk dalam daftar incaran klub-klub besar.

Untuk Copa America sejatinya turnamen antar negara Amerika Latin telah digelar tahun 2015 lalu namun untuk memperingati edisi 100 tahun Copa America, Asosiasi Sepakbola Amerika Selatan atau Conmebol ingin memberi sentuhan berbeda dalam memperingati edisi seabad Copa America. Tempat penyelenggaraannya pun berbeda, bukan di benua Amerika Selatan tapi di Amerika Serikan.

AS bukanlah anggota Conmebol, negara pimpinan Barack Obama tersebut juga bukan negara yang selalu mendapat undangan partisipan di Copa America. Namun daya tarik AS sebagai negara maju dalam segala hal selalu mampu memikat siapa saja untuk berkunjung ke sana, tak terkecuali penyelenggaraan Copa America.

Negara-negara kontestan Copa America Centenario kini hampir menyelesaikan babak penyisihan grup dan gambaran negara-negara mana saja yang bakal bersaing menjadi juara sudah mulai terlihat. Brasil, Argentina, Colombia, Mexico, tuan rumah AS, dan juara bertahan Chile masih menjadi unggulan di turnamen kali ini. Namun kejutan terjadi di grup B yang dihuni Peru, Ecuador, Brasil, dan Haiti.

Di laga terakhir penyisihan grup, Brasil yang hanya butuh hasil imbang melawan Peru untuk lolos ke babak selanjutnya justru kalah 0-1 lewat gol kontroversi, alhasil Brasil menempati peringkat tiga yang berarti anak asuhan Carlos Dunga harus tereliminasi dari gelaran Copa America adisi seratus tahun. Peru ditemani Ecuador lolos ke babak delapan besar.

*****

Perang Bintang Di Piala Eropa 2016

Perancis menjadi negara penyelenggara Piala Eropa 2016 gelaran turnamen antar negara-negara Benua Biru, ajang yang menjadi panggung bagi pemain-pemain muda unjuk kemampuan, ajang yang menjadi arena bagi pemain-pemain senior memanfaatkan pengalamannya bermain di level internasioanal, dan ajang bagi pelatih-pelatih top mempertontonkan kemahirannya meracik taktik dan strategi untuk meraih kemenangan serta membawa pulang trophy paling bergengsi di daratan Eropa.

Piala Eropa kali ini diikuti sebanyak 24 negara yang sebelumnya hanya 16 peserta, juara bertahan Spanyol, Jerman, Italy, Perancis, Kroasia, Inggris, Portugal masih menjadi negara-negara unggulan untuk bersaing memperebutkan titel juara. Namun negara-negara non unggulan seperti Belgia, Wales, Swedia, Turki berpotensi menghadirkan kejutan mengingat skuat mereka kini dihuni pemain-pemain yang beredar di liga-liga top Eropa.

Seperti kiprah Belgia yang terakhir kali merasakan perhelatan akbar Piala Eropa 2000, kini skuat asuhan Marc Wilmots tampil dengan pemain-pemain muda yang menjanjikan dan sukses berkarier di klub-klub besar Eropa. Nama-nama seperti Romero Lukaku, Christian Benteke, Raja Nainggolan, Eden Hazard, Kevin De Bruyne, hingga kiper Thibaut Courtois sudah tak asing lagi di telinga para pencinta liga Inggris dan Serie A.

Meski tanpa kehadiran timnas Belanda yang tersingkir di babak kualifikasi tak menyurutkan euforia kemeriahan Piala Eropa 2016, Masih ada tim-tim unggulan lain yang mampu memberikan nuansa berbeda dari gelaran turnamen kali ini. Patut ditunggu kejutan apa yang terjadi di Piala Eropa kali ini, apakah ada tim unggulan yang angkat koper lebih cepat seperti nasib Brasil di Copa America Centenario.

Pamor Copa America memang tak segemerlap Piala Eropa jika merunut para kontestan yang ikut serta di kedua ajang tersebut. Partisipan Piala Eropa yang terbantu oleh kepopuleran liga domestik semisal Liga Primer Inggris, Serie A Italia, La Liga Spanyol, hingga Bundes Liga Jerman mampu menyedot animo pencinta sepakbola seluruh dunia untuk menyaksikan ajang paling bergengsi itu setelah Piala Dunia.

Tak hanya di negara-negara penyelenggara atau para peserta Copa America dan Piala Eropa 2016 kemeriahan perhelatan akbar di daratan Amerika Latin dan Eropa membahana, Indonesia yang jaraknya ratusan kilometer dari tempat dimulainya laga pun turut meramaikan ajang yang mempertemukan negara-negara kiblat sepakbola dan pemain-pemain bintang kelas dunia.

Bertepatan dengan bulan suci Ramadan beragam acara dikemas untuk memeriahkan kedua turnamen tersebut, mulai dari nonton bareng sekaligus sahur, hingga buka puasa bersama yang mengangkat tema Piala Eropa dan Copa America. Semoga godaan menyaksikan siaran kedua ajang tersebut tak mengganggu kekhusukan menjalankan ibadah-ibadah lain di bulan Ramadan. Selamat menjalankan Ibadah Puasa.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply to Sandi Iswahyudi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE