Efek Samping Ngeblog

edit1

Segala sesuatu yang berlebihan kadang menimbulkan efek samping, entah itu positif atau negatif tergantung dari cara setiap individu menyikapi efek samping tersebut.

27 Oktober telah ditetapkan sebagai hari spesial bagi seluruh blogger-blogger Indonesia. Hari Blogger Nasional tahun ini telah memasuki perayaan yang kesembilan sejak pertama kali digagas oleh bapak Muh. Nuh kala menjabat sebagai Menkominfo tahun 2007. Tentu sebuah penghargaan dari pemerintah yang mengapresiasi peran blogger-blogger yang selama ini turut membangun dan memajukan bangsa ini, baik secara langsung ataupun tak langsung.

Perkembangan blog di era digital ini memang fenomenal, selain dari jumlah penggguna blog yang terus meningkat. Beragam aliran-aliran blog sudah umum ditemukan sekarang ini, ngeblog di era sekarang tak lagi didominasi oleh blogger-blogger bertema curcol atau berkonsep buku diary yang lebih dulu populer sebelum Hari Blogger Nasional dicanangkan, namun sekarang tema blog lebih variatif mengikuti zaman dan keinginan pembaca.

Kita sudah tak asing lagi dengan istilah travel blogger, food blogger, personal blogger, vlogger, atau istilah lain yang melabeli blogger sesuai dengan spesialisasi blog yang diusungnya. Untuk terus bertahan di dunia blogging setiap individu atau kelompok dituntun untuk terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman, jadi sangat sulit jika ada blogger yang mampu bertahan dan eksis tanpa melakukan inovasi dan transformasi pada tulisan dan tema yang dibawanya. Kalaupun ada mungkin jumlahnya tak banyak.

Blogger bertema curcol atau berkonsep buku harian yang tren di tahun 2007 dan beberapa tahun setelahnya memang sesuai dengan perkembangan zaman kala itu. Saat menemukan koneksi internet tak semudah sekarang, ketika akses data tak semurah sekarang, dan dulu tren domain pribadi tak seriuh sekarang, sehingga pilihan untuk menjadi blogger curcol atau buku diary merupakan pilihan bijak bagi siapa saja yang ingin memulai ngeblog.

Hingga akhirnya perkembangan teknologi dan informasi membawa angin segar bagi blogger-blogger yang kini tak hanya terpaku pada tema curcol dan buku harian saja, ada bermacam-maca tema dan aliran yang bisa dijadikan acuan bagi blogger-blogger pemula untuk terjun di dunia blogging.

*****

Daeng Ipul dalam tulisannya Besok Hari Blogger Nasional memberi gambaran tentang perkembanggan dunia blogging sejak ditetapkan 27 Oktober 2007 sebagai Hari Blogger Nasional hingga sekarang. Tentu banyak hal yang terjadi seputar perkembangan dunia blog dari tahun ke tahun, mulai dari puncak keemasan blogger direntang tahun 2007 hingga 2010, semakin menggeliatnya pertumbuhan blogger di tahun 2013 yang memicu lahirnya banyak komunitas-komunitas blogger serta menjamurnya genre-genre blog yang semakin menarik minat orang-orang untuk terjun ke dunia blog.

Sisi lain dunia blogging yang juga diangkat Daeng Ipul yakni pergeseran motivasi seseorang ketika ingin ngeblog. Ada blogger yang aktif menulis ketika ada lomba dan beberapa blogger yang awalnya aktif menulis tentang hal yang remeh temeh atau kehidupan sehari-harinya kini mulai bergeser. Blognya mulai dipenuhi postingan acara atau postingan pesanan yang tentu saja bernilai uang, Daeng Ipul merasa kehilangan tema tulisan mereka yang remeh temeh, jujur, dan ada apanya itu.

Menurut saya Itulah efek samping ngeblog, jika mampu menghasilkan sesuatu yang positif apalagi yang bernilai materi tentu sah-sah saja selama tak merugikan orang lain. Blogger zaman sekarang harus bisa multitasking dan mampu memanfaatkan secuil apapun peluang jika memang itu membawa dampak positif bagi saya, menjadi partner sebuah brand yang mempromosikan produk-produk mereka pun tak masalah selama ada feedback yang diberikan, atau memposting artikel pesanan selama tema yang diangkat tak menyimpang jauh dengan passion yang saya miliki, oke-oke saja.

Aktivitas ngeblog tak sekadar menulis ataupun berbagi informasi kepada orang lain, namun harus juga menanamkan sikap profesional karena ada harga diri yang dipertaruhkan baik saat memposting sebuah tulisan ataupun ketika bekerja sama dengan pihak lain. Semua hal tersebut saya anggap sebagai proses pembelajaran untuk menjadi blogger yang sebenarnya, dan itu juga sejalan dengan prinsip yang selama ini saya pegang teguh yakni jadilah blogger profesional dan bermartabat. Selamat Hari Blogger Nasional.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply to triadicl Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE