Dunia Tanpa Internet

Image by http://kvltmagz.com

Pernahkah anda membayangkan hidup tanpa internet? Coba jauhkan smartphone, tablet, laptop dan semua gadget elektronik anda dari jangkauan koneksi internet, lakukan dalam sehari namun jika dirasa terlalu lama cukup anda lakukan satu atau dua jam saja. Mungkin belum menjadi masalah bagi anda jika tanpa koneksi internet dalam beberapa jam, namun hal tersebut akan menjadi masalah jika tiba-tiba jaringan internet terputus dan hilang tanpa batas waktu yang ditentukan. Terutama bagi anda yang dituntut untuk setiap saat terhubung dengan internet dan beraktivitas di dunia maya dengan beragam gadget elektronik yang serba modern tentu itu adalah bencana.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, internet ibarat nafas bagi sebagian orang, tanpanya, orang akan seperti mati suri. Kehidupan manusia modern ditopang oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat, internet menjadi bagian penting dari kemajuan teknologi yang tak terpisahkan serta mempengaruhi gaya hidup manusia secara sosial dan personal. Manusia modern merasa wajib beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang serba cepat jika tak ingin tertinggal dan tersisih dalam persaingan bisnis yang semakin ketat.

Badan Pusat Statistik (BPS) bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat angka pertumbuhan pengguna internet di Indonesia hingga akhir tahun 2013 mencapai 71,19 juta jiwa, tumbuh 13 persen dibanding akhir tahun 2012 yang berjumlah 63 juta jiwa, survey tersebut meliputi 78 kabupaten/kota di 33 provinsi di Indonesia. Penetrasi internet di Indonesia saat ini adalah sekitar 28 persen dari total populasi penduduk Indonesia yang mencapai kurang lebih 242 juta jiwa. Data tersebut membuktikan jika pengguna internet semakin meningkat tiap tahunnya.

Jadi mampukah anda hidup tanpa internet? Coba kita bernostalgia ke tahun 90-an di mana geliat industri telekomunikasi seluler mulai menapak sukses. Pada masa itu, warung telepon (wartel), perusahaan penyedia layanan telepon rumah dan telepon umum koin menjadi primadona bagi pengguna jasa telekomunikasi. Wartel menjamur hingga ke pelosok-pelosok desa, telepon umum koin berdiri kokoh di setiap sudut jalan, orang-orang sangat dimudahkan ketika ingin berbagi kabar dan informasi secara cepat dan murah.

Foto: suarapengusaha.com

Hingga akhirnya perkembangan teknologi memberi warna baru bagi industri telekomunikasi tanah air dengan hadirnya telepon genggam (Handphone). Handphone merupakan perangkat telekomunikasi tanpa kabel yang menjadi buah dari kemajuan teknologi yang sangat diidamkan manusia, sebuah gadget elektronik yang dalam sekejap menjadi trend setter di seluruh dunia dan bahkan menunjukkan strata sosial bagi sebagian penggunanya. Handphone yang kala itu menjadi barang mewah dan hanya diperuntukkan bagi kalangan pengusaha serta pejabat negara.

Memasuki tahun 2000-an, pengguna handphone semakin meningkat, hal tersebut menjadi kabar buruk bagi penyedia jasa wartel, telepon umum koin dan telepon rumahan. Pelanggan setia mereka berpindah ke lain hati dengan memilih handphone yang lebih simpel dan modern, popularitas handphone makin meroket ketika fasilitas yang mereka tawarkan bukan hanya sebatas layanan suara dan pesan singkat tapi mereka juga menyediakan layanan data lewat jaringan internet. Alhasil, wartel dan telepon umum koin perlahan berubah menjadi barang usang.

Kini internet menjadi ruh bagi perangkat teknologi modern, ketergantungan manusia pada internet bisa menjadi bumerang ketika sisi kemanusiaan dan sosial tak lagi dominan. Internet memanjakan manusia dengan beragam kemudahan dan efisiensi dalam menunjang aktivitas sehari-hari, hal yang wajar jika manusia memanfaatkan kemajuan teknologi demi masa depan yang lebih baik. Namun dibalik kelebihan yang dimiliki internet, tak sedikit sisi gelap yang menghadirkan permasalahan bagi manusia. Itulah konsekuensi yang harus kita terima karena dunia sekarang tak akan berwarna tanpa internet.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE