Cahaya


Cahaya begitu indah. Sampai diibaratkan kehidupan akan pincang tanpa cahaya. Cahaya sekarang begitu berharga dan langka, sehingga untuk menikmatinya orang-orang harus antri. Entah apa yang ada dibenak kita bila cahaya berwujud dan diperdagangkan?, maka orang-orang akan berbondong-bondong membelinya. Hanya orang-orang yang mampu yang bisa memiliki cahaya, dan orang yang tak mampu akan hidup dalam kegelapan. Saya pernah melihat keluarga yang kurang mampu, bila malam tiba mereka hanya ditemani lampu minyak tanah yang remang-remang. Seketika dalam hati aku berkata “kenapa negeri yang katanya kaya sumber daya alam, namun masih ada rakyatnya yang belum menikmati indahnya cahaya?”.

Negara ini lagi dilanda krisis. Krisis itu berdampak pada kelangsungan hidup manusia, segalanya menjadi tak indah bila tanpa cahaya. Cahaya menuntun kita dalam kegelapan. Cahaya memberi kita kebahagiaan dalam kegelapan, dan cahaya adalah surga saat malam menjelang. Seandainya Cahaya berwujud tentu orang akan melakukan apapun untuk mendapatkannya, mengorbankan apapun agar bisa memilikinya. Karena melihat fenomena sekarang ini, orang tak bisa berbuat apa-apa saat kegelapan datang dan tanpa cahaya.

Indahnya malam saat bermandikan cahaya. Inspirasi kadang datang saat malam dan kesunyian diselimuti udara dingin mampu menyihir apapun menjadi penuh makna. Itulah salah satu kekuasaan Tuhan, salah satu Maha karya yang diberikan pada umat-Nya. Berlabel Orisinil tanpa ada yang bisa menyamai ciptaan-Nya.

Salah seorang temanku berujar “bagaimana dengan orang buta?”. Dia memang tak bisa menikmati indahnya cahaya, tapi yakinlah kalau ada cahaya lain dalam hatinya yang jauh lebih indah daripada cahaya yang ada di dunia ini. Karena sebenarnya ada juga orang yang bisa melihat cahaya namun dia tak menganggap cahaya itu sebagai keindahan tapi hanya sebatas penerang dalam gelap.

Bulan dan matahari indah karena cahaya, namun cahaya mereka berbeda. Ciptaan Tuhan tak ada yang sia-sia semua sesuai dengan porsinya masing-masing. Jadi sepatutnya manusia bertindak sesuai dengan hati dan pikirannya agar tak menyesal dikemudain hari.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE