Ayo Ikut Datsun Rising Challenge 2

hero-banner-DRC-campaign-page.jpg.ximg.l_12_m.smartBeberapa pekan terakhir ini berita satu tahun pemerintahan Jokowi – JK menjadi topik hangat di pelbagai media, tentu saja gaungnya terdengar lebih nyaring di media online dan media sosial yang melibatkan netizen pro dan kontra pemerintah. Netizen menilai bahwa satu tahun kepemimpinan Jokowi – JK dianggap gagal menyelesaikan beragam masalah yang mendera, mulai dari anjloknya nilai rupiah hingga permasalahan kabut asap yang tak kunjung menemui solusi.

Namun tak sedikit juga pegiat dunia maya menganggap bahwa pemerintahan Jokowi – JK lebih baik dibanding era pemerintahan SBY meski anggapan tersebut mayoritas lahir dari pihak-pihak yang memang pro pemerinah. Buat saya pribadi, menilai kinerja seseorang dalam kurun waktu setahun memang terlalu singkat terlebih lagi yang dinilai ini adalah kepala negara yang tak bisa disamakan dengan kinerja kepala daerah, tapi setidaknya dalam setahun harus ada titik terang dari permasalahan klasik yang dialami bangsa ini sehingga masyarakat tak lagi merasa diberi harapan palsu.

Mengkritik kinerja pemerintah yang dianggap tidak sesuai dengan harapan merupakan hak setiap orang, namun alangkah naifnya jika kita hanya berkoar-koar tentang kinerja pemerintah yang tak sesuai ekspektasi menurut versi kita tapi mengabaikan permasalahan yang ada di dapur rumah sendiri dan tak acuh dengan permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. Jika kita memandang perubahan pada diri sendiri tak semudah membalikkan telapak tangan, bagaimana dengan mengubah keadaan bangsa ini agar menjadi lebih baik?

Bukankah perubahan yang baik dimulai dari diri kita sendiri atau minimal lingkungan tempat tinggal yang menjadi saksi perjalanan hidup kita. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama, menjadi pionir lahirnya ide-ide kreatif yang bisa mengubah kehidupan orang lain, mengajak orang lain untuk sukses dan menyejahterakan mereka yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Atas dasar pemikiran inilah sehingga Datsun Indonesia mengadakan Datsun Rising Challenge 2, sebuah kompetisi melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif yang terurai dalam proposal bisnis bagi para pemuda usia 20 – 35 tahun.

Di kompetisi ini peserta dituntut untuk mewujudkan impian bisnis mereka yang berfokus pada social entrepreneurship, yaitu mengembangkan semangat kewirausahaan yang memiliki kepekaan sosial dan berkontribusi nyata mengatasi segala permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar mereka. Tujuannya adalah menjadi agen perubahan yang konsisten dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar selain profit yang diperoleh dari bisnis yang dijalankan.

Datsun Indonesia ingin merealisasikan mimpi para wirausahawan muda yang punya kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar dengan memberdayakan mereka pada operasional bisnis yang peserta lahirkan. Tentu saja dibutuhkan analisa lingkungan dan masyarakat untuk mengatasi permasalahan tersebut dan ide bisnis yang akan dijalankan harus berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, serta dapat dikembangkan ke skala yang lebih besar. Ayo ikut Datsun Rising Challenge 2, untuk syarat dan ketentuan lomba bisa klik tautan ini.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE