Angkuh

Sisi lain manusia adalah sikap angkuh, membanggakan diri atau sesuatu yang belum tentu miliknya. Hanya Tuhan yang punya hak sepenuhnya untuk sikap angkuh, karena apa yang ada di langit dan bumi ini adalah murni milik-Nya. Manusia yang angkuh adalah manusia yang melenceng dari kodrat hakiki sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang serba kekurangan, manusia dilahirkan tanpa membawa apa-apa jadi tak ada yang patut dibanggakan. Penilaian tiap manusia tentang keangkuhan bervariasi, ada yang jika tak bertegur sapa dikatakan angkuh, ada juga yang mengumbar kekayaan dan menyembah jabatan itu disebut angkuh. Instropeksi diri kita sendiri, kita masuk kategori yang mana.

Pengendalian diri terhadap sikap angkuh akan membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Mengklaim seseorang itu angkuh tentu tak bijak bila kita tak melakukan survey terlebih dahulu, jangan hanya melihat perilakunya sesaat hingga kita menilainya angkuh. Seperti pengalaman saat masa lalu tekuak bersama sakit hati dan hadir bersama emosi jiwa, mungkin terlalu naif menyalahkan masa lalu yang telah berlalu dan itu akibat perilaku kita sendiri. Kecewa adalah hasil yang harus diterima dengan lapang dada jika keangkuhan menyelimuti hatinya, mungkin sikap itu adalah panggambaran diri kita pada orang lain selama ini.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE