5 Hal Menarik Di Zenfone 3 ZE520KL

edit5Konsistensi Asus untuk terus meramaikan industri smartphone tanah air dengan menghadirkan produk-produk anyar patut diacungi jempol, pembaruan disetiap lini mobile-nya menunjukkan tren positif. Hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian jumlah pengguna perangkat ponsel cerdas asal Taiwan yang selalu mengalami peningkatan.

Baru-baru ini Asus meluncurkan generasi terbaru dari jajaran Zenfone yakni Zenfone 3 yang diperkenalkan pada ajang Zenvolution di Nusa Dua, Bali. Ada tiga varian yang di launching saat itu yakni Zenfone 3, Zenfone 3 Deluxe, dan Zenfone 3 Ultra, saya berkesempatan menggunakan Zenfone 3 yang merupakan varian smartphone paling standar di jajaran Zenfone 3 series tersebut.

Selama hampir sebulan menggunakan Zenfone 3 saya menemukan lima hal menarik yang bisa menjadi acuan bagi anda yang saat ini membutuhkan sebuah smartphone di level menengah namun bercita rasa mewah.

Baca juga : Unboxing dan Review Zenfone 3, Lebih Mewah dan Berkelas

Pertama : Desain Kekinian Layar Lebih Fresh

p_20160910_085129_df-horz

Tampilan Zenfone 3 kini lebih mewah

Jika berbicara tampilan sebuah smartphone, sekarang zamannya smartphone berbahan metal. Namun Asus cukup jeli memadukan material kaca pada bagian depan dan belakang serta frame metal pada Zenfone 3, selain tampak lebih solid dan mewah penggunaan kedua bahan tersebut membuat bobot Zenfone 3 cukup ringan jika ditenteng atau dimasukkan ke dalam saku baju atau celana.

Material kacanya berteknologi 2.5D Curve Glass di sisi depan dan belakang berlapis Corning Gorilla Glass 3 membuat Zenfone 3 lebih kekinian dan cukup aman jika disimpan bersama uang logam atau benda-benda keras semisal kunci motor/mobil.

Desain Zenfone 3 memang berubah drastis jika dibandingkan seri Zenfone sebelumnya, selain meninggalkan bahan plastik dan lengkungan pada bagian back cover yang selama ini menjadi ciri khasnya, penempatan tombol-tombolnya pun berpindah posisi yang sebelumnya berada di bagian belakang untuk tombol volume dan bagian atas untuk tombol power. Kini di Zenfone 3 kedua tombol tersebut berada di sisi kanan yang tentu saja jadi lebih mudah dijangkau tangan.

Penggunaan port micro USB yang dulu setia hadir pada varian Zenfone sebelumnya kini di Zenfone 3 sudah menggunakan port USB type-C yang lebih modern dan mendukung transfer data kecepatan tinggi, pengguna juga tak perlu khawatir terbalik ketika ingin mengisi daya ulang baterai karena port tipe ini bisa dimasukkan secara bolak-balik.

combine1

Perbedaan port USB Zenfone 3 yang menggunakan USB type-C dan Zenfone Selfie yang masih menggunakan micro USB

Layar 5.2 inch pada Zenfone 3 ZE520KL menjadi ukuran ideal untuk sebuah smartphone khususnya pengguna di Indonesia yang memiliki ukuran telapak tangan yang tak begitu besar, mengoperasikan Zenfone 3 dengan satu tangan menjadi lebih mudah. Meski demikian Asus tetap menyediakan fitur One Hand Mode untuk lebih memaksimalkan fungsi smartphone dengan satu tangan.

Resolusi layarnya sudah Full HD (1920×1080) dengan kerapatan pixel mencapai 424 ppi menghasilkan pepaduan warna yang pas dan tampilan grafik serta efek saat memainkan game begitu detail membuat mata sangat betah berlama-lama menatap layar baik saat menonton video atau bermain game. Untuk screen to body ratio kini lebih luas mencapai 77.3 persen dengan ketipisan bezelnya hanya 2.1mm membuat tampilan layar Zenfone 3 semakin terlihat berkelas.

kedua : Kamera Oke Bisa Rekam Video 4K

Nilai jual Zenfone 3 ada di sektor kamera jadi tak heran jika Asus menyematkan tagline “Built For Photography” pada smartphone yang di banderol 4 jutaan ini. Masih menggunakan teknologi yang sama seperti kamera Zenfone sebelumnya tapi dengan peningkatan versi yang lebih tinggi yakni teknologi PixelMaster 3.0 menghadirkan beragam kelebihan untuk memaksimalkan fungsi kamera khususnya bagi pengguna yang gemar fotografi.

Kamera utamanya memiliki resolusi 16MP menggunakan sensor Sony Exmor RS IMX298 dengan aperture f/2.0 yang mampu menghasilkan cahaya lebih banyak sehingga objek gambar terlihat lebih terang dan tajam. Perpaduan fungsi kamera dan teknologi ASUS PixelMaster 3.0 di Zenfone 3 benar-benar membawa angin segar bagi pengguna yang ingin memaksimalkan fitur kamera baik untuk aktivitas sehari-hari ataupun untuk menyalurkan hobi fotografi.

Teknologi ASUS PixelMaster 3.0 membawa 20 mode pemotretan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan, ada Auto, Manual, HDR Pro, Beautification, Super Resolution, Children, Low Light, QR Code, Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion, Time Lapse. Yang baru di Zenfone 3 adalah Children mode yang dapat mengeluarkan suara-suara unik yang bisa mengundang perhatian si kecil agar melihat ke arah kamera.

kamera-zenfone-3

Beberapa mode Asus PixelMaster 3.0

Saya cukup puas dengan hasil foto Zenfone 3 khususnya untuk mode manual dan low light mode, untuk melihat hasil foto-foto dari Zenfone 3 yang saya ambil dengan beragam kondisi bisa klik di sini, sedangkan untuk video kemampuan Zenfone 3 merekam hingga kualitas 4K menjadi nilai lebih dan termasuk smartphone paling murah dibanding smartphone lain direntan harga yang sama.

Kualitas video 4K sudah tak diragukan lagi kejernihan dan ketajam gambarnya. Bahkan merekam video sambil bergerak pun hasilnya tetap stabil, itu berkat teknologi OIS dan EIS yang dimiliki oleh kamera Zenfone 3.

Baca juga : Zenfone 3 Ultra ZU680KL Untuk Penikmat Multimedia Layar Setara TV UHD

Ketiga : Kinerja Mumpuni Konektivitas Komplit

Berbicara kinerja tentu tak afdal jika tak membahas sektor jeroan, Zenfone 3 ZE520KL dibekali prosesor terbaru dari Qualcomm yakni Snapdragon 625 arsitektur 64-bit dengan clock speed hingga 2.0GHz, dan didukung pengolah grafis Adreno 506 menjamin performa maksimal sebuah perangkat smartphone. Dengan RAM 3GB serta memory internal sebesar 32GB menjadikan pengalaman multitasking dan menjalankan beragam fitur serta aplikasi jadi lebih nyaman tanpa kendala.

Dengan spesifikasi seperti itu menjalankan game berat dan mengandalkan tingkat grafis yang tinggi tentu bukan menjadi suatu masalah, itu terbukti saat saya bermain game Need For Speed : No Limits. Tampilan grafis dan perfoma game bisa berjalan mulus tanpa lag, apalagi game kelas berat lainnya seperti Mortal Kombat X atau Lara Croft Go semua bisa dieksekusi tanpa masalah.

no-limits

Need For Speed: No Limits

Untuk ruang penyimpanan yang lebih lega tersedia slot microSD yang bisa diekspansi hingga 256GB namun pengguna harus puas dengan fungsi single SIM card mengingat Slot SIM card di Zenfone 3 bertipe hybrid yang salah satu slotnya harus digunakan bergantian jika menggunakan memory ekstenal.

Di sektor konektivitas jaringan Zenfone 3 sudah mendukung 4G LTE di kedua slot SIM-nya, sokongan hardware yang ada pun cukup lengkap dan secara teori mampu manawarkan akses data super cepat hingga 300Mbps. Meski itupun tergantung dari cakupan area dan kualitas jaringan operator namun secara sistem Zenfone 3 sudah siap digunakan pada jaringan manapun yang ada di Indonesia.

Selain itu pada sistem navigasi, Zenfone 3 dilengkapi GPS, AGPS, GLONASS, dan Beidou. Dengan sistem operasi Android 6.0 Marsmallow Zenfone 3 memiliki fitur manajemen daya yang mumpuni. Meski kapasitas baterai hanya 2600 mAH kemampuan bertahan hidup Zenfone 3 cukup perkasa saat digunakan untuk pemakaian normal, hal ini sangat membantu pengguna yang mobile dan mengutamakan aktivitas di luar ruangan.

Keempat : ZenUI Terbaru dan Sensor Sidik Jari

zenui-horz

Tampilan ZenUI 3.0

Zenfone 3 masih setia dengan user interface berbasis ZenUI 3.0, tampilannya lebih segar dengan perubahan pada bentuk ikon-ikon yang simpel namun elegan. Aplikasi bawaan seperti messaging kini menggunakan Google messenger, begitupun dengan browser default kini menggunakan Google Chrome, email dan kalender pun kini menggunakan Google Mail dan Google Calendar.

Lalu ada fungsi touch gesture yang bisa digunakan untuk menjalankan beberapa aplikasi tertentu dengan menggambar sebuah huruf di layar yang sedang sleep, seperti huruf C untuk mengaktifkan fungsi kamera cukup atraktif dan menghemat waktu.

Seperti ZenUI pada Zenfone sebelumnya, ZenUI di Zenfone 3 bisa dikostumisasi sesuai selera pengguna. Seperti menggunakan dua layer atau cukup satu layer saja. Jika menggunakan dua layer aplikasi berada di app drawer pada umumnya, sedangkan jika menggunakan satu layer semua aplikasi berada di home screen tinggal swipe ke kanan untuk memilih aplikasi.

Zenfone 3 kini dilengkapi sensor pemindai sidik jari untuk memaksimalkan fungsi keamanan dan kemudahan menjalankan fungsi smartphone seperti menjadikannya tombol shutter, mengaktifkan layar, menjawab panggilan telepon, dan mengaktifkan kamera dengan hanya menyentuhkan sidik jari. Bentuknya lonjong dan terletak di bagian belakang tepat di bawah modul kamera, kecepatan responnya mencapai 0.2 detik dan memiliki kemampuan merekam hingga lima jenis sidik jari.

sidik-jari

Fingerprint sensor di Zenfone 3

Kelima : Audio Dan Fitur Multimedia yang Menggoda

Zenfone 3 menyediakan sarana multimedia yang berkelas, meski di sisi tampilan audio playernya lebih sederhana, namun ketersediaan fitur scan local song menjadikan pemutar audionya terlihat lebih menarik. Meski tak dilengkapi earset pada paket penjualan namun dengan adanya Audio Wizard menjadikan keluaran audio pada smartphone ini lebih hidup dan enak didengar.

Kualitas audio Zenfone 3 dilengkapi teknologi SonicMaster dan sertifikasi High-res Audio, dengan konstruksi speaker 5-magnet, koil suara dari metal dan ruang chamber yang besar mampu menghasilkan suara lebih kencang dan jernih. Sedangkan teknologi Noise Reduction pada Zenfone 3 berfungsi untuk meredam kebisingan saat menerima panggilan telepon sehingga pengguna bebas menerima telepon dimanapun berada.

*****

Demikianlah lima hal menarik yang saya temukan di Zenfone 3 ZE520KL selama menggunakannya hampir sebulan untuk menunjang kegiatan sehari-hari, overall Zenfone 3 sudah layak menjadi yang terdepan di kelas smartphone menengah dengan desain, performa, dan kualitas kamera yang dibawanya. Namun sebagai perangkat yang mendekati kata sempurna masih ada beberapa kekurangan yang menurut saya perlu diperbarui pada varian Zenfone selanjutnya.

Seperti penggunaan slot SIM tipe hybrid membuat pengguna harus mengorbankan slot SIM kedua jika ingin menggunakan microSD dan belum ada fitur NFC (Near Field Communication) yang memungkinkan pengguna saling bertukar file atau dokumen dengan hanya mendekatkan dua perangkat beberapa sentimeter saja, memang sudah ada Bluetooth yang memungkinkan perpindahan file secara wireless namun fitur NFC ke depannya juga berguna sebagai alat pembayaran dan transaksi elektronik.

Namun secara keseluruhan Zenfone 3 sudah layak menyandang status sebagai smartphone terbaik di kelasnya jika menilik desainnya yang mewah, perfoma yang mumpuni, dan kualitas kamera sekelas smartphone premium. Dengan menebusnya seharga Rp 4.099.000 Zenfone 3 ZE520KL sudah bisa dibawa pulang.

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE