17 Agustus Dan Lomba Yang Tergerus

2123362_20130818115642

Foto : http://s.kaskus.id

Riuh menjelang tanggal 17 Agustus kini tak seramai dulu, beragam perlombaan rakyat dan keceriaan anak-anak menjadi pemandangan yang biasa kala itu.

Beberapa hari lalu saat melintas di jalan protokol menuju kabupaten Pangkep, sekilas saya melihat keramaian di sebuah tanah lapang yang tak begitu luas tepatnya di depan kompleks perumahan Bukit Katulistiwa. Keriuhan yang didominasi anak-anak dan ibu-ibu memancing pengguna jalan untuk melambatkan kendaraannya, menoleh sejenak ke tempat yang ramai itu kemudian satu per satu berlalu melanjutkan perjalanan.

Di tempat itu sedang diadakan lomba, lomba makan kerupuk dan lari karung. Bisa ditebak itu merupakan beberapa perlomba menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus esok, meski keramaian itu tak sampai membuat arus lalu lintas macet namun pemandangan yang mulai langka di zaman sekarang ini tetap menarik untuk ditonton.

Saat masih duduk di bangku SD saya selalu antusias mengikuti segala perlombaan yang diadakan menjalang tanggal 17 Agustus, kala itu saya tinggal di kompleks perumahan karyawan yang memang setiap tahun rutin mengadakan beragam perlombaan untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Bersama teman-teman sebaya, saya turut ambil bagian dilomba sepeda lambat, lari karung, memasukkan paku dalam botol, dan lomba-lomba lainnya.

Biasanya pemberian hadiah lomba diberikan tepat tanggal 17 Agustus selepas upacara, para pemenang dipanggil satu per satu untuk menerima hadiah meski hanya sebuah handuk atau peralatan sekolah itu sudah menjadi kebanggaan buat saya dan teman-teman.

Setelah beberapa tahun berlalu, keramaian yang dulu pernah saya alami kini memudar seiring perkembangan zaman dan kesibukan yang mungkin menyita waktu luang. Di kompleks yang sama ketika saya masih usia sekolah hingga sekarang sudah berkeluarga tak ada lagi hiruk-pikuk suara peserta lomba dan keriuhan para orangtua yang menyemangati anak-anaknya. Tanah lapang yang dulu menjadi arena lomba kini mulai tandus dan tak terawat, hanya hewan ternak yang menjadikannya tempat berkumpul dan beristirahat.

*****

Dulu, saya selalu bersemangat ketika menjelang tanggal 17 Agustus. Mempersiapkan diri untuk mengikuti semua perlombaan yang digelar oleh panitia, juga menjadi hari yang istimewa karena banyak hadiah menarik yang bisa diperebutkan. Sajian hiburan pun tak kalah meriah yang diselenggarakan tepat di tanggal itu, lomba karaoke, panjat pinang, hingga tarian-tarian khas daerah dipertontonkan setelah upacara bendera.

Kini pemandangan seperti itu sulit saya temui, terlebih lagi setelah pindah di kota Makassar yang sebagian warganya menjadikan tanggal 17 Agustus hanya sebagai hari libur semata. Memasang bendera merah putih atau umbul-umbul di depan rumah saja mungkin dianggapnya sebuah pekerjaan berat dan menyita waktu sehingga banyak rumah khususnya di kompleks-kompleks perumahan tak berbendera.

Jika memperingati hari kemerdekaan tanpa memasang bendera atau atribut yang melambangkan simbol-simbol negara yang telah merdeka, tentu jangan heran jika upacara yang digelar oleh instansi, perusahaan, atau sekolah-sekolah hanyalah sebuah kegiatan formalitas belaka. Apalagi mengadakan aneka lomba untuk memeriahkan hari kemerdekaan kini dianggap tak tren lagi tentu menjadi sebuah kemunduran di era teknologi seperti saat ini.

Meski tak sedikit daerah-daerah yang selalu ramai ketika menjelang tanggal 17 Agustus, tetap rutin mengadakan beragam lomba, serta menyajikan hiburan yang mendidik bagi anak-anak sekaligus menanamkan arti kemerdekaan yang mungkin tidak mereka dapatkan di sekolah. 17 Agustus merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, memperingatinya dengan suasana gegap gempita menjadi hal yang lumrah. Jangan sampai suasana itu hilang dan berganti dengan sikap tak acuh kemudian berdampak pada generasi muda yang kini bermental lusuh.

Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-71

Suka Artikel ini? Silakan berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE